![]() |
| Doc.apkabar |
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sabrina, mengatakan banyak sektor bisnis yang berpotensi besar untuk dikerjasamakan. Beberapa di antaranya, pertanian, peternakan, perkebunan, serta pariwisata.
Sabrina juga memaparkan sejumlah infrastruktur yang dimiliki Sumut, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung. Posisi Sumut juga strategis bagi perdagangan. Hal tersebut mendukung kegiatan perdagangan bagi pengusaha yang masuk ke Sumut.
Khusus pariwisata, Sabrina mempersilahkan delegasi bisnis untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang ada di Sumut. Beberapa daerah wisata yang berpotensi dikembangkan seperti Danau Toba, Bahorok, Tangkahan, Pulau Mursala dan lainnya. “Anda dapat mengunjungi dan berinvestasi,” ujarnya.
Senada dengan Sekdaprov Sabrina, Konsul Jenderal (Konjen) India Raghu Gururaj menyampaikan, India adalah mitra bisnis Provinsi Sumatera Utara terbesar keenam. India menjadi pasar utama ekspor Kelapa Sawit. Selain itu banyak lagi sektor yang berpotensi dikerjasamakan, seperti pengolahan produk pertanian, mesin tekstil, pertanian, pinang, karet dan lainnya.
Pertemuan tersebut diinisiasi oleh APEDA, yakni lembaga yang berada di bawah Kementerian Perdagangan Pemerintah India. Tugasnya mempromosikan komoditas ekspor pertanian dan produk makanan.(ni)
