![]() |
| Ist |
Kelainan dapat terjadi pada dinding jantung, katup jantung, maupun pembuluh darah yang ada di dekat sumbatan aliran darah. Kelainan bisa juga berupa darah mengalir ke jalur yang tidak semestinya.
Dilansir dari Kompas, Minggu (22/9/2019) Dokter Spesialis Penyakit Jantung, Radityo Prakoso, mengatakan bahwa PJB merupakan kelainan yang paling sering ditemukan pada bayi. Angka kejadian PJB di seluruh dunia diperkirakan mencapai 1,2 juta kasus dari 135 juta kelahiran hidup setiap tahunnya.
"PJB itu dikategorikan dalam tiga tingkatan, ringan, sedang dan berat. Nah itu prasyarat menyatakan ringan sampai berat, tim medis punya aturannya sendiri. Juga tindakan pasti berbeda oleh tim medis ke pasiennya, sulit dijelaskan secara awam," kata Radit.
Dari jumlah tersebut, sekitar 300.000 kasus dikategorikan PJB berat yang membutuhkan operasi secara menyeluruh agar dapat bertahan hidup. Sementara di Indonesia, angka kejadian PJB diperkirakan mencapai 43.200 kasus dari 4,8 juta kelahiran hidup. Perbandingannya yaitu 9:1000 kelahiran hidup setiap tahunnya.(ni)
