​Tragedi Mandi Sungai: Ibu Muda 17 Tahun Lenyap Diseret Arus Deras Pantai Labu

Media Apakabar.com
Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:49
kali dibaca
foto: Tim SAR, aparat Polsek Pantai Labu, warga sekitar, hingga Camat Pantai Labu Boby Arianto dan para kepala desa setempat saat menyisir aliran Sungai Ular

Mediaapakabar.com-
 Aksi heroik Yesi (17) berujung petaka membara! Ibu rumah tangga (IRT) muda asal Dusun III, Desa Denai Kuala, Pantai Labu ini lenyap digulung ganasnya arus Sungai Ular, Sabtu (17/10/26) pagi sekira pukul 09.40 WIB.

​Niat hati hendak bersenang-senang mandi sungai bersama tiga keponakannya, petaka justru menyergap. Keponakannya, Aurel (10), mendadak terseret arus deras. 

Tanpa pikir panjang, Yesi langsung pasang badan dan berhasil menarik Aurel ke tepi. Ngenes, usai menyelamatkan Aurel, kaki Yesi terpeleset hingga tubuhnya meluncur dan ditelan derasnya aliran sungai!
​Di saat bersamaan, bocah lainnya, Noval (6), ikut terseret arus. Beruntung, Edi Sanjaya (13) yang melihat kejadian itu langsung menjerit histeris meminta pertolongan.

​"Tolong! Ada yang tenggelam! Tolong!" jerit Edi memecah kesunyian sungai.
​Teriakan maut itu didengar Jodi Ramadani (22), warga sekitar yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi kejadian. Tanpa ragu, Jodi langsung menyergap air dan berusaha mengejar para korban.

​"Aku dengar jeritan, langsung lari ke sungai. Tangan Noval sempat kuraih dan kubawa ke tepi. Tapi kasihan Yesi, posisinya sudah jauh dan langsung hilang terseret arus deras," ungkap Jodi deg-degan menceritakan detik-detik mencekam tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, jasad IRT muda itu masih ghaib. Tim SAR, aparat Polsek Pantai Labu, warga sekitar, hingga Camat Pantai Labu Boby Arianto dan para kepala desa setempat masih menyisir aliran Sungai Ular dengan kecemasan mendalam. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini