![]() |
| foto: Donny Pace (40), Wakil Komandan Koti Pemuda Pancasila (PP) Deliserdang (Istimewa) |
Mediaapakabar.com- Tewasnya Donny Pace (40), Wakil Komandan Koti Pemuda Pancasila (PP) Deliserdang, menyisakan tanda tanya besar. Polisi kini memburu pelaku utama penembakan yang diduga bermotif dendam tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan tiga orang telah diamankan untuk dimintai keterangan. Namun, pelaku penembakan masih dalam pengejaran.
"Pelakunya belum tertangkap, yang sudah diamankan tiga orang saksi. Pelaku dan korban adalah rekan satu organisasi,” kata Ferry melalui WhatsApp, Selasa (20/10/2026).
Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun IV, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, Donny bersama sejumlah rekannya mengendarai Toyota Yaris putih menuju Desa Bandar Labuhan setelah mendapat kabar rumah rekannya diserang.
Namun, di perjalanan, mobil mereka diduga dikejar empat orang menggunakan dua sepeda motor. Setibanya di kawasan Gang Karo, para pelaku memepet kendaraan dan melepaskan tembakan.
Donny terkena tembakan di leher kiri hingga kehilangan kendali. Mobil yang dikemudikannya kemudian menabrak warga dan tiang telekomunikasi. Seorang rekannya, Indra Wijaya Lingga (23), juga mengalami luka tembak di paha kiri, sedangkan Ahmad Sajali menderita luka bacok di tangan.
Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni Damanik, mengatakan pihaknya bersama personel gabungan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan sejumlah orang.
“Dua orang sudah kita periksa, masih sebagai saksi,” ujarnya.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya Toyota Yaris putih, sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor, senjata api, dan senjata tajam. Sementara itu, delapan warga dilaporkan mengalami luka akibat tertabrak mobil korban yang kehilangan kendali.
Kasus ini juga memicu keresahan warga. Seorang netizen mengungkapkan bahwa penembakan serupa disebut pernah terjadi di Tanjung Morawa pada 2025 dan 2026, tetapi pelakunya belum tertangkap.
“Bukan hanya keluarga korban, masyarakat pun ikut merasa takut dan waswas,” tulis netizen tersebut di media sosial.
Kini, polisi masih memburu pelaku utama untuk mengungkap motif dan rangkaian penembakan yang menewaskan Donny Pace. (MC/Rel)
