Paspor dan Tiket Sudah Siap Mau Kabur Luar Negeri, Spesialis Curanmor Ditembak

Media Apakabar.com
Senin, 31 Agustus 2026 - 09:54
kali dibaca
foto: Paspor dan Tiket Sudah Siap Mau Kabur Luar Negeri, Spesialis Curanmor Ditembak

Mediaapakabar.com-
Sadar jejak kejahatannya mulai terendus polisi, M Satria Bate’e ternyata sudah menyiapkan rencana pelarian ke luar negeri. Paspor hingga tiket pesawat telah disiapkannya sebelum Unit Resmob Polrestabes Medan membekuknya.

Rencana kabur itu terbongkar setelah Satria diinterogasi petugas. Kepada polisi, residivis tersebut mengaku berencana meninggalkan Indonesia pada awal September 2026.

“Pelaku ini sudah menyadari lagi kita buru. Dia berencana untuk kabur ke luar negeri dan sudah mempersiapkan semuanya,” ujar Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, Minggu (30/8/2026).
Namun, rencana tersebut kandas. Satria lebih dulu ditangkap petugas dan ditembak pada kedua kakinya saat dilakukan penindakan.

Bimo mengatakan, dari pemeriksaan, Satria mengaku terlibat dalam pencurian dua sepeda motor yang kemudian dijual kepada pria berinisial L.
Dua sepeda motor tersebut yakni Honda Scoopy BK 5561 AKW milik Titin Handayani dan Honda Vario BK 4424 AJK milik Wawan Setiawan. Keduanya disebut dijual dengan harga masing-masing Rp5 juta.

“Pengakuannya untuk membayar hutang mekar. Mereka membagi dua uangnya dengan T. Kita juga masih memburu penadah hasil curian tersebut,” kata Bimo.

Tak berhenti pada dua kasus tersebut, Satria juga mengaku telah sembilan kali beraksi sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Medan dan Aceh.

“Untuk di Medan, pelaku juga beraksi di Jalan Dwikora, Medan Helvetia. Lalu di Medan Maimun, di Komplek Tasbi dan di Simpang Payageli. Semua dilakukan dengan T (DPO) dan P (sudah ditangkap),” ungkap Bimo.

Sedangkan di wilayah Aceh, Satria mengaku beraksi di Kuala Simpang, Langsa dan Aceh Tamiang.

“Untuk di wilayah Aceh, pelaku beraksi di Kuala Simpang, Langsa dan Aceh Tamiang. Semua dilakukan dengan T dan dijual kepada L,” bebernya.

Dari pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang diduga digunakan Satria saat beraksi serta kunci letter T yang biasa digunakan untuk membobol kendaraan
Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk memburu pelaku lain dan penadah sepeda motor hasil curian.

“Pelaku ini residivis. Tahun 2017 terjerat kasus narkoba dan bebas tahun 2018. Lalu tahun 2024 ditangkap kasus curanmor dan bebas tahun 2026 ini,” pungkas Bimo.

Sebelumnya, Unit Resmob Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus curanmor dan menangkap M Satria Bate’e. Dalam penindakan tersebut, Satria ditembak pada kedua kakinya.
Dari hasil pemeriksaan, pria tersebut diduga merupakan spesialis curanmor yang beraksi lintas provinsi dengan sasaran wilayah Medan hingga Aceh.(MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini