​Innova Maut Gilas Vario di Ngumban Surbakti, Satu Nyawa Melayang

Media Apakabar.com
Senin, 31 Agustus 2026 - 18:00
kali dibaca
foto: Petugas di lapangan masih memeriksa saksi, mengolah TKP, dan menganalisis rekaman CCTV untuk proses hukum lebih lanjut

Mediaapakabar.com-
Braakkk! Dentuman keras memecah keramaian persimpangan lampu merah Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, Sabtu (29/8/26) sore.

Mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi BL 1197 NC yang melaju membabi buta menghantam sepeda motor Honda Vario BK 4441 AJJ. Akibatnya, seorang ibu rumah tangga tewas mengenaskan setelah terhempas ke aspal.

​Tragedi berdarah ini bermula saat Innova maut yang dikemudikan seorang mahasiswa, Gandi Adriansyah (20), meluncur deras dari arah Ring Road menuju Jalan Ngumban Surbakti.

​"Mobilnya datang dari arah Ring Road dengan kecepatan tinggi dan langsung menghantam motor di persimpangan," ujar saksi mata di lokasi, Gunawan.

​Di saat bersamaan, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Bambang Irawan (36) tengah berboncengan tiga melintas dari arah Simpang Pemuda menuju Simpang Dr Mansyur. Tanpa sempat mengerem, moncong mobil langsung menyambar sisi kiri sepeda motor hingga para korban terpental ke tengah jalan.

​Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo membenarkan insiden berdarah tersebut. Pengemudi Innova diduga kuat memacu kendaraan tanpa memperhatikan situasi persimpangan.

​"Pengemudi mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang hati-hati. Akibat benturan keras, tiga orang penumpangnya mengalami luka berat dan satu orang meninggal dunia," tegas AKBP SL Widodo.

​Nyawa Syamsih (51), warga Jalan Priuk, Medan Petisah, tak tertolong. Kaki korban mengalami patah tulang parah dan menghembuskan napas terakhirnya saat mendapat perawatan medis.

"Korban IRT tewas saat penanganan di RS Bina Kasih," tambah Widodo.

​Sementara itu, Bambang Irawan menderita luka robek di kening serta cedera dada. Penumpang lainnya, Morival (23), kritis tak sadarkan diri akibat cedera pinggang. 

Keduanya kini terkulai lemas di RS Tere Margaretha Medan. Sang mahasiswa pengemudi mobil asal Rokan Hilir tersebut hanya mengalami luka ringan.

​Kondisi kedua kendaraan ringsek berat dengan perkiraan kerugian material mencapai Rp50 juta.

​"Barang bukti sudah kami amankan ke Polsek Sunggal. Petugas di lapangan masih memeriksa saksi, mengolah TKP, dan menganalisis rekaman CCTV untuk proses hukum lebih lanjut," pungkas Kasat Lantas. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini