Medistra Hospital kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui kolaborasi internasional dengan menyelenggarakan Round Table Discussion (RTD) sekaligus Signing Ceremony, kerja sama strategis bersama IHH Healthcare Singapore. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kemitraan jangka panjang antara Medistra Hospital dan IHH SG, yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan klinis, keselamatan pasien, serta penguatan sistem layanan kesehatan berstandar internasional. Seiring dengan perkembangan layanan kesehatan global, rumah sakit dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan daya saing. Medistra Hospital memandang kolaborasi internasional sebagai strategi kunci dalam pengembangan layanan unggulan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan praktik terbaik dalam tata kelola klinis. Rangkaian kegiatan diawali dengan presentasi dari Dr. C. Rinaldi A. Lesmana, PhD, Sp.PD, KGEH, FACP, FACG, FINASIM, spesialis penyakit dalam, konsultan Gastroentero-Hepatologi dari Medistra Hospital. Sebagai dokter dengan kompetensi mendalam di bidang penyakit hati dan saluran cerna, beliau memaparkan materi “New Perspective of Liver Diseases in Indonesia” yang menyoroti tantangan dan dinamika penyakit hati di Indonesia “Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati. Deteksi dini dan tata laksana komprehensif menjadi kunci untuk memperbaiki kesehatan pasien,” ujarnya. Sesi selanjutnya disampaikan oleh Dr. Tan Ek Khoon, General Surgeon, (HPB (Hepato-Pancreato-Biliary) & Transplant) dari Gleneagles Hospital Singapore yang dikenal memiliki pengalaman luas dalam bedah hepatobilier dan transplantasi hati. Dalam presentasinya bertema “Living Donor Liver Transplantation: Current Practice and Future Directions”, Dr. Tan Ek Khoon membahas perkembangan terkini serta arah masa depan transplantasi hati donor hidup sebagai solusi terapi penyakit hati stadium lanjut. Sesi ketiga dibawakan oleh dr. Maria Mayasari, Sp.B-KBD, spesialis bedah konsultan bedah digestif dari Medistra Hospital, membawakan tema “The intriguing Evolution of Liver Surgery”. Dengan keahlian di bidang bedah digestif, dr. Maria menggarisbawahi peran inovasi dan kolaborasi lintas disiplin dalam meningkatkan luaran klinis pasien. “Dengan kemajuan teknologi dan teknik bedah, tindakan operasi hati kini dapat dilakukan dengan lebih aman dan memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien.”, jelasnya. Direktur Medistra Hospital, dr. Adhitya Wardhana, MARS, menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen jangka panjang rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan terbaik. “Kerja sama ini merupakan langkah Medistra Hospital dalam memperkuat layanan kesehatan berstandar internasional. Melalui kolaborasi dengan IHH SG, kami berharap dapat menghadirkan layanan yang semakin aman, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, khususnya dalam pengembangan layanan penyakit hati.” Sejalan dengan pernyataan Dr Adhitya, Chief Executive Officer Gleneagles Hospital Singapore, Mr. Thomas Wee, menyampaikan bahwa kesinambungan layanan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengutamakan kesejahteraan, keselamatan, dan martabat pasien di setiap tahapan perawatan. Ia juga menekankan bahwa layanan kesehatan saat ini tidak lagi dibatasi oleh batas geografis. “Pariwisata medis tidak lagi semata-mata tentang merawat pasien yang bepergian lintas negara. Lebih dari itu, ini adalah tentang membangun ekosistem regional di mana rumah sakit saling berkolaborasi, pengetahuan dapat mengalir secara terbuka, dan pasien memiliki akses terhadap layanan kesehatan terbaik, di mana pun mereka berada,” ujar Mr Wee. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU sebagai bentuk komitmen resmi kedua institusi. Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan layanan klinis unggulan, second opinion dan rujukan internasional, pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan, transfer pengetahuan dan clinical governance, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, serta kerja sama penelitian dan inovasi layanan kesehatan. Mengusung tema “Liver Diseases in Indonesia: Current Challenges and the Evolving Role of Liver Transplantation”, acara ini diselenggarakan pada Kamis, 22 Januari 2026, di Medistra Hospital Jakarta, dan dihadiri oleh jajaran direksi, dokter spesialis, delegasi IHH SG, serta mitra jejaring rujukan. Melalui kerja sama ini, Medistra Hospital berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit yang menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Tentang Rumah Sakit Medistra IHH Healthcare Singapore (IHH SG) merupakan bagian dari IHH Healthcare, pemimpin global dalam layanan kesehatan terintegrasi yang hadir di 10 negara di seluruh dunia. Sebagai penyedia layanan kesehatan swasta terbesar di Singapura, IHH SG mengoperasikan jaringan terintegrasi yang terdiri dari empat rumah sakit akut berkelas dunia dan telah meraih berbagai penghargaan, yaitu Gleneagles Hospital, Mount Elizabeth Hospital, Mount Elizabeth Novena Hospital, dan Parkway East Hospital. Lebih dari 1.800 dokter spesialis terakreditasi di dalam jaringan ini memberikan layanan medis multidisiplin yang berkualitas tinggi. Jaringan layanan IHH SG tidak hanya mencakup perawatan akut dan tersier, tetapi juga meluas ke layanan primer, layanan spesialistik, serta berbagai layanan penunjang kesehatan. Melalui merek Parkway, IHH SG mengelola jaringan Parkway Shenton yang terdiri dari lebih dari 50 klinik yang tersebar di seluruh Singapura, serta iXchange sebagai unit managed care dan layanan manfaat karyawan. Didukung oleh Parkway Cancer Centre, Parkway MediCentre, Parkway Radiology, Parkway Laboratories, Parkway Rehab, dan Parkway Emergency Services, rangkaian layanan komprehensif IHH SG memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan kesehatan paling tepercaya di Singapura, yang dikenal akan kualitas layanan medis dan luaran klinis yang unggul, baik di Singapura maupun di kawasan regional. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.ihhhealthcare.com/singapore. Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

EditorVT
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15
kali dibaca

Mediaapakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan segera membuka penjualan tiket kereta api untuk Angkutan Lebaran 2026. Tiket Lebaran untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 11 Maret 2026 akan dapat dipesan masyarakat mulai 25 Januari 2026, sesuai dengan jadwal pemesanan yang telah ditetapkan.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari mengatakan, “Penjualan tiket dilakukan secara bertahap hingga keberangkatan H+10 Lebaran yakni sampai dengan 1 April 2026. KAI Divre IV Tanjungkarang mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat merencanakan perjalanan mudik Lebaran melalui pemesanan tiket kereta api yang transparan dan mudah diakses.”

Zaki menambahkan, bagi yang berencana mudik ke kampung halaman saat Lebaran dengan kereta api, dapat merencanakan pemesanan tiket KA seperti yang tertera pada jadwal pembelian tiket kereta untuk mudik Lebaran 2026 berikut:- Pemesanan Minggu (25/1/2026), untuk keberangkatan Rabu (11/3/2026)- Pemesanan Senin (26/1/2026), untuk keberangkatan Kamis (12/3/2026)- Pemesanan Selasa (27/1/2026), untuk keberangkatan Jumat (13/3/2026)- Pemesanan Rabu (28/1/2026), untuk keberangkatan Sabtu (14/3/2026)- Pemesanan Kamis (29/1/2026), untuk keberangkatan Minggu (15/3/2026)- Pemesanan Jumat (30/1/2026), untuk keberangkatan Senin (16/3/2026)- Pemesanan Sabtu (31/1/2026), untuk keberangkatan Selasa(17/3/2026)- Pemesanan Minggu (1/2/2026), untuk keberangkatan Rabu (18/3/2026)- Pemesanan Senin (2/2/2026), untuk keberangkatan Kamis (19/3/2026)- Pemesanan Selasa (3/2/2026), untuk keberangkatan Jumat (20/3/2026)- Pemesanan Rabu (4/2/2026), untuk keberangkatan Sabtu (21/3/2026)- Pemesanan Kamis (5/2/2026), untuk keberangkatan Minggu (22/3/2026)- Pemesanan Jumat (6/2/2026), untuk keberangkatan Senin (23/3/2026)- Pemesanan Sabtu (7/2/2026), untuk keberangkatan Selasa (24/3/2026)- Pemesanan Minggu (8/2/2026), untuk keberangkatan Rabu (25/3/2026)- Pemesanan Senin (9/2/2026), untuk keberangkatan Kamis (26/3/2026)- Pemesanan Selasa (10/2/2026), untuk keberangkatan Jumat (27/3/2026) - Pemesanan Rabu (11/2/2026), untuk keberangkatan Sabtu (28/3/2026)- Pemesanan Kamis (12/2/2026), untuk keberangkatan Minggu (29/3/2026)- Pemesanan Jumat (13/2/2026), untuk keberangkatan Senin (30/3/2026)- Pemesanan Sabtu (14/2/2026), untuk keberangkatan Selasa (31/3/2026)- Pemesanan Minggu (15/2/2026), untuk keberangkatan Rabu (1/4/2026)

Lebih lanjut Zaki menambahkan bahwa pembukaan penjualan tiket Lebaran lebih awal merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan kepastian dan kenyamanan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanannya.

“KAI Divre IV mengimbau masyarakat untuk mencatat dan segera merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak dini dan membeli tiket hanya melalui kanal resmi. Dengan pemesanan lebih awal, pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal dan dapat menghindari kehabisan tiket pada tanggal-tanggal favorit,” ujar Zaki.

Pembelian tiket Kereta Api Lebaran 2026 dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website booking.kai.id, Call Center 121, serta mitra resmi penjualan dan online travel agent yang bekerja sama dengan KAI.

Zaki juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket melalui pihak tidak resmi yang menawarkan jasa tambahan dengan biaya tidak wajar, guna menghindari potensi penipuan dan kerugian.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu menggunakan kanal dan mitra resmi KAI. Selain aman dan nyaman, harga tiket juga sesuai ketentuan yang berlaku. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121,” tutup Zaki.


Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Share:
Komentar

Berita Terkini