Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Terdakwa Kurir 6 Ribu Butir Ekstasi Asal Deli Serdang Dituntut 18 Tahun Penjara

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 08 November 2022 - 20:25
kali dibaca
Ket Foto : Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Shafrina saat membacakan tuntutan di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Mediaapakabar.com
Terdakwa kurir 6 ribu butir ekstasi, Ardiansyah alias Ardi dituntut 18 tahun penjara. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Shafrina, di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/11/2022). 

Dalam nota tuntutannya, perbuatan warga Komplek Puskoppabri, Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang itu, terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


"Menuntut, meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan agar menjatuhkan pidana kepada terdakwa Ardiansyah selama 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar, subsider 6 bulan penjara," ujarnya. 


Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim diketuai Zufida Hanum memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa, untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan. 


Mengutip surat dakwaan, pada 31 Agustus 2022 sekira pukul 11.30 Wib, terdakwa duduk di teras rumah bersama temannya Ardiansyah.


Lalu Ferry (dalam lidik) datang menemui terdakwa dan saksi Ardiansyah dan menawarkan pekerjaan mengantarkan paket narkotika jenis pil ekstasi, lalu terdakwa dan Ardiansyah menyetujuinya. 


Setelah sepakat, Ferry pulang ke rumahnya. Sedangkan terdakwa Jordan dan Ardiansyah ikut menyusul. Di rumah itu, Ferry menyerahkan satu buah tas warna hitam di dalamnya terdapat 30 bungkus plastik klip warna biru berisikan narkotika jenis pil ekstasi masing-masing bungkus berisikan 200 butir pil  warna merah muda berlogo bertuliskan WY dengan jumlah keseluruhan sebanyak 6 ribu butir.


JPU melanjutkan, Ferry menyuruh keduanya untuk mengantarkan barang haram itu ke Jalan Melati Raya Simpang Pemda, Tanjungsari, Medan Selayang. Lalu, sekitar pukul 12.00 WIB, keduanya membawa ekstasi yang jumlahnya 6 ribu butir.


Namun, saat di perjalanan, petugas polisi yang mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis pil ekstasi yang  dilakukan terdakwa, melakukan pengejaran dan menangkap terdakwa.


Setelah digeledah, dari sepeda motor yang dikendarai terdakwa ditemukan 6 ribu butir ekstasi tersebut. Dari pengakuan terdakwa, pil ekstasi tersebut atas suruhan Ferry dan terdakwa dijanjikan upah masing-masing sebesar Rp100 ribu apabila berhasil mengantarkannya. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini