Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Suami Mutilasi dan Bakar Potongan Tubuh Istri di Humbahas

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 13 November 2022 - 11:49
kali dibaca
Ket Foto: Seorang pria diduga membunuh dan memutilasi istrinya sendiri di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Tak hanya itu, pria bernama Harapan Munthe tersebut memasukkan potongan tubuh istrinya ke dalam karung lalu membakarnya.

Mediaapakabar.com
Seorang pria diduga membunuh dan memutilasi istrinya sendiri di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Tak hanya itu, pria bernama Harapan Munthe tersebut memasukkan potongan tubuh istrinya ke dalam karung lalu membakarnya.

"Korban bernama Nurmaya Situmorang (43) diduga dibunuh oleh suaminya sendiri Harapan Munthe (44) di rumah mereka pada Sabtu (12/11)," kata Kapolres Humbahas, AKBP Achmad Muhaimin.


Peristiwa itu terungkap saat salah seorang saksi melihat Harapan Munthe sedang membawa karung ke belakang rumahnya dan kemudian membakarnya.


Kemudian saksi mengecek ke belakang rumah korban karena merasa curiga dengan isi karung yang dibakar tadi.


"Saat itulah saksi melihat dua potong kaki manusia dalam karung tadi telah terbakar. Saksi yang terkejut sempat menanyakan kepada pelaku. Ternyata si pelaku memberitahu bahwa ia telah membunuh istrinya," ucap Achmad.


Kemudian saksi langsung kabur dari rumah itu dan melaporkan kasus tersebut ke Polres Humbang Hasundutan.


Petugas kepolisian ke lokasi kejadian dan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, di mana kepala dan tangan terpisah dengan tubuh.


"Setelah itu personel kepolisian melakukan olah TKP dan menangkap pelaku di rumah tersebut. Barang bukti yang diamankan 1 buah kapak bergagang kayu, 2 buah belati, 1 buah celurit, 1 buah mancis, 1 buah sarung dan pakaian bekas terbakar, 1 unit handphone," urainya.


Achmad Muhaimin menambahkan aparat kepolisian masih mendalami kasus itu termasuk motif dari Harapan Munthe menghabisi istrinya sendiri.


"Kasusnya masih didalami, karena masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman ke pelaku dan saksi-saksi," kata Achmad. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini