Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Edy Rahmayadi: Kritik Boleh, Tapi Jangan Karena Sentimen

Media Apakabar.com
Rabu, 09 November 2022 - 13:41
kali dibaca
Foto: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menerima kunjungan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari,  seusai jalan pagi bersama  di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor  41 Medan, Rabu (9/11). 

Mediaapakabar.com
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi sangat mengapresiasi tumbuhnya pers di daerah dan sepakat pers tidak boleh bungkam. Pers harus merdeka.

Hal ini dinyatakan Gubernur Edy Rahmayadi ketika menerima kunjungan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari. Atal bersilahturrahmi seusai jalan pagi bersama dengan Gubernur Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor  41 Medan, Rabu (9/11).

Edy Rahmayadi menilai, pers tidak boleh dibungkam. Salah satu  peran pers adalah mengkritik kebijakan, namun bukan bersifat sentimen apalagi tendensius.

“Saya termasuk tipe yang tidak alergi terhadap kritik, tapi saya kecewa bila kritik dilandasi oleh kepentingan, sentimen pribadi dan tendensius," ujar Edy Rahmayadi didampingi Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas S Sitorus.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari hadir ke Kota Medan bersama beberapa pengurus PWI Pusat untuk memantapkan program Hari Pers Nasional (HPN) yang akan digelar di Sumut pada Februari 2023.

Edy Rahmayadi menyatakan pers wajib dipelihara oleh negara, karena pers di awal terwujudnya Indonesia merdeka, ikut memerdekakan bangsa ini. "Jadi negara ini merdeka tidak hanya karena senjata, tapi juga karena penanya wartawan yang menyuarakan api perjuangan untuk Indonesia merdeka," tegas Edy, seraya menyebut tugas pers jugalah yang mengisi kemerdekaan saat ini.
     
Sebagai mantan Pangkostrad, Edy menyebut, sesungguhnya intel yang paling tinggi itu pers. Pers bisa membuka sesuatu yang belum diketahui publik. 

Karenanya pers jangan dikerdilkan, apalagi dikerdilkan karena kepentingan. Pers harus berdiri dan berbuat untuk kepentingan rakyat.

"Kembalikan pers ke hati rakyat," ujar Edy, seraya menyatakan dirinya menyimpan koleksi koran terbitan tahun 1937.

Tagline Hari Pers Nasional

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PWI Atal S Depari menyatakan, tagline HPN di Sumut pada 9 Februari 2023 adalah "Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat" dan akan mengeluarkan Deklarasi Medan di momen HPN tersebut.
       
Gubernur Edy Rahmayadi mendukung kegiatan HPN di Sumut, dengan harapan pertemuan nasional para jurnalis ini harus bisa memberikan buah pikiran, gagasan yang dapat memberi manfaat bagi daerah maupun pusat. Paling tidak, Edy berharap, menunjukkan komitmennya untuk membangun negara dan daerah. (MC/RED)



Share:
Komentar

Berita Terkini