Pemprov Sumut Siap Dukung dan Sukseskan Event W20 Summit Danau Toba 2022

Media Apa Kabar
Kamis, 24 Maret 2022 - 11:47
kali dibaca
Foto: Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Binsar Situmorang mengikuti rapat teknis persiapan W20 Summit Danau Toba 2022, yang berlangsung di sela rangkaian acara pleno ketiga W20, di Rattan Inn Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (23/3). 

Mediaapakabar.com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) siap mendukung dan sukseskan gelaran acara Women20 (W20) Summit, yaitu salah satu rangkaian Engagement Group G20 Indonesia Presidency 2022, yang akan berlangsung di kawasan Danau Toba pada 18-21 Juli mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Binsar Situmorang, pada rapat teknis persiapan W20 Summit Danau Toba 2022, yang berlangsung di sela rangkaian acara pleno ketiga W20, di Rattan Inn Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (23/3).

Hadir di antaranya Ketua W20 Indonesia 2022 Hadriani Uli Silalahi, Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut Kaiman Turnip, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumut Nurlela, perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, serta perwakilan Pemprov Sumut lainnya.

"Sumut siap mendukung dan akan menyiapkan segala sesuatu secara matang untuk suksesnya W20 Summit nanti," ujar Binsar Situmorang. 

Apalagi, kepemimpinan, event tersebut berbeda dengan tiga event yang diselenggarakan di Sulawesi Utara, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan sebelumnya. Khusus di Sumut (Danau Toba), Presiden, serta perwakilan 20 negara dan seluruh delegasi komite akan hadir.

“Semoga Indonesia sebagai tuan rumah, dan sebagai pemegang presidensi G20 pada tahun 2022, akan tetap didukung oleh seluruh anggota negara” harap Binsar. 

Chair W20 Indonesia Hadriani Uli Silalahi menyampaikan harapan suksesnya penyelenggaraan event yang membawakan nama Indonesia di kancah G20 ini. Tidak boleh hanya secara teknis, namun sesuai dengan esensi kegiatan yang membawa isu pemberdayaan perempuan dan bagi perempuan di G20.

"Bapak Presiden agar segala persiapan tidak hanya terkait teknis, namun fokus pada misi untuk memengaruhi komitmen tingkat tinggi di G20 pada isu pemberdayaan dan pada perempuan," tulisnya.

Dikatakannya, W20 tersebut berfokus pada advokasi yang kuat dengan menciptakan strategi untuk mengumpulkan komitmen nyata dari semua negara G20. Sehingga dapat bermanfaat bagi perempuan di negara-negara anggota G20.

Seperti diketahui, Indonesia merupakan estafet keketuaan atau presidensi G20 dari Italia dan untuk pertama kalinya pada tahun 2022. Penyerahan presidensi tersebut dilakukan pada sesi penutupan KTT G20 Roma yang berlangsung di La Nuvola, Roma, Italia, pada Minggu, 31 Oktober 2021 yang lalu.

Presidensi G20 Indonesia akan mendorong upaya bersama untuk pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar “Recover Together, Recover Stronger”. pertumbuhan yang inklusif, people-centric, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan.

W20 sebagai salah satu engagement group G20, pada isu-isu perempuan bertema “Recover Together, Equally”, dan akan mengadvokasi dan mengimplementasikan komitmen isu-isu pemberdayaan dan informasi tentang perempuan di G20.(MC/DN)


Share:
Komentar

Berita Terkini