Akhir Pekan, Pasar Keuangan Menguat

Media Apa Kabar
Kali Dibaca

Foto : Ilustrasi.

Mediaapakabar.com
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada penutupan perdagangan di akhir pekan ini. IHSG ditutup naik 0.53 persen di level 6.693,40. Sama halnya dengan kinerja mata uang rupiah terhadap US Dolar. Tren harganya juga menguat pada perdagangan akhir pekan ini. Rupiah diperdagangkan di level 14.288 per US Dolar pada perdagangan sore.

 Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, kinerja pasar keuangan secara keseluruhan bergerak dalam tekanan selama perdagangan pekan ini. Walaupun tekanannya relatif terbatas. Tekanan sendiri masih dipicu oleh kekuatiran penambahan jumlah kasus Covid-19 dunia, ditambah dengan normalisasi kebijakan Bank Sentral AS atau The FED yang diyakini akan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

"Meski demikian, sejauh ini pasar belum merespon terlalu berlebihan kemungkinan normalisasi kebijakan Bank Sentral AS tersebut. Pelaku pasar sendiri juga seperti masih bertaruh apakah pandemi akan benar-benar berakhir di tahun ini, atau masih ada kemungkinan buruk lainnya. Karena jika pandemi berakhir di tahun ini, maka pada dasarnya pelaku pasar akan lebih melihat tren pertumbuhan ekonomi yang lebih solid di masa yang akan datang," katanya di Medan, Jumat (14/1/22).

Dia menjelaskan, jika terjadi kenaikan suku bunga acuan atau diikuti dengan kebijakan normalisasi oleh Bank Sentral AS lainnya, maka harapan akan pemulihan ekonomi lebih mendominasi ketimbang kekuatiran akan mengeringnya likuiditas US Dolar di pasar. Tetapi belum ada satu perkiraan yang bisa memperkuat bahwa pandemic benar-benar akan berakhir di tahun ini.

Semua kabar yang berkembang relative belum memberikan kepastian. Disisi lainnya, dia menilai yang menjadi fokus perhatian selanjutnya adalah tren perkembangan pasien Covid-19 di tanah air. Sejauh ini angkanya terus mengalami peningkatan, dan puncaknya diprediksi akan terjadi di Februari.

"Jadi  belum ada yang pasti disitu. Sehingga rupiah dan IHSG masih berpeluang bergerak di dua arah dengan kemungkinan yang sama besar baik itu ke zona hijau maupun ke zona merah. Hal yang sama juga dialami harga emas dunia. Sejauh ini emas justru masih mengalami tren penguatan. Dimana emas diperdagangkan di kisaran harga $1.826  per ons troy nya," ujarnya. (IK)



Share:
Komentar

Berita Terkini