Ketua Dekranasda Taput, Satika Simamora Keynote Speaker di Talkshow Ekonomi Sumut

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 05 Desember 2021 - 16:50
kali dibaca
Ket Foto : Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda ) Tapanuli Utara tampil sebagai salah satu keynote speaker di agenda Talkshow ekonomi Sumut tahun 2021 di Hotel Niagara Parapat Kabupaten Simalungun, Sabtu, 04 Desember 2021.

Mediaapakabar.com
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda ) Tapanuli Utara tampil sebagai salah satu keynote speaker di agenda Talkshow ekonomi Sumut tahun 2021 di Hotel Niagara Parapat Kabupaten Simalungun, Sabtu, 04 Desember 2021.

Ketua Dekranasda Satika Simamora secara luas dihadapan pengurus KAFEGAMA (Keluarga Fakultas Ekonomi Gadjah Mada), para Bankir, dan stakeholder lainnya mengungkapkan ekonomi Taput kuat menghadapi Pandemi ditopang UMKM.


Alasannya, dipaparkannya sejak periode Pertama kepemimpinan Bupati Nikson Nababan sektor UMKM sudah mulai disentuh dan digalakkan.


Salah satu sektor UMKM yang dibina yakni Petenun mencapai 11 ribu orang dan 6000 diantaranya masuk binaan Dekranasda Tapanuli Utara.


Akibat kreasi dan inovasi melalui UMKM serta sentuhan sektor lainnya, dimasa Pandemi ekonomi Tapanuli Utara justru menanjak 1,5 persen.


Istri Bupati tersebut mengungkapkan satu segmen yakni Petenun tidak disangka-sangka mampu menggeliatkan ekonomi milyaran bahkan triliunan tahun ke tahun.


Hal itu mengacu, jika satu produk Ulos yang dihasilkan petenun perhari dikalkulasi 100-500 ribu rata-rata dikalikan 11 ribu petenun, nilainya sungguh luar biasa.


"Kalau Saya hitung, APBD Taput bisa diimbangi hasil perputaran ekonomi. Itu satu segmen saja, belum lagi kuliner, kerajinan kayu, ataupun handycraft lainnya," tambahnya.


Oleh karena itu, Satika mengakui strategi yang dilakukan merubah Ulos dari budaya menjadi Fashion cukup mumpuni.


"Kita ada lima kecamatan yang tersebar sentra petenun, dan Muara dengan Pulau Sibandangnya menekuni Tenun Ikat Pewarna alam yang sangat diminati pasar," ujarnya sebagai narasumber.


Namun, masih ada kendala yang dihadapi, sebut Satika yakni anggaran untuk pembangunan workshop-workshop ajang pameran produk.


"Kita ada buat galeri UMKM di Sopo Partukkoan lantai bawah, kita bangga ada acara ini sehingga Saya bisa dukungan dari stake holder. Dan juga kita butuh alat mesin pembuatan benang dari serat daun Nenas sehingga nantinya kita tidak kesulitan bahan baku benang. Kami sangat butuh anggaran karena memang Pak Bupati masih fokus ke infrastruktur," ucapnya.


Sebelumnya dalam Talkshow Ketua KAFEGAMA Asnursyah mengungkapkan diskusi yang diinisiasi pihaknya sebagai ajang memberikan masukan mensinergikan UMKM dan Pariwisata sekaligus pendampingan UMKM.


Perry Warjiyo Gubernur BI yang juga ketua Umum PP KAFEGAMA melalui virtual mengatakan Bank melalui program bantuan keuangan sangat mendukung kemajuan UMKM.


Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki juga secara virtual sangat mengapresiasi ajang diskusi melalui Talkshow.


Teten dalam kesempatan itu mengakui kunjungan wisatawan hingga September tahun ini lebih baik.dibanding tahun sebelumnya meskipun ditengah Pandemi.


Kenaikan ini diminta Teten sangat mendukung UMKM untuk melempar produknya, akan tetapi diharapkan pelaku manfaatkan teknologi digital.


"Gunakan digital menjual produknya bahkan sistem pembayarannya pun sudah harus melalui digital," katanya.


Teten mengajak segenap stakeholder bersama memajukan UMKM dan Koperasi agar bertransformasi mendongkrak perekonomian secara global.


Tampak juga hadir dalam talkshow tersebut Martuani Sormin Komisaris Independen PT INALUM, Tagor Pasaribu (Regional Credit dan Bussiness Development Head Region I Sumatera PT Bank Mandiri Pesero, Tbk narasumber sesi pertama.


Untuk sesi kedua Ibrahim (Direktur Kantor Perwakilian BI Sumut), Bambang Tri Cahyono (Dirut Relation dan Sertifikasi Indonesia) dan Prof. Wihana Kirana Jaya (Dosen FEB UGM sekaligus Komisaris Holding BUMN Pariwisata). (MC/DN)

Share:
Komentar

Berita Terkini