Taliban Ajak China Bangun Afghanistan

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Ilustrasi anggota Taliban. Taliban menyatakan mereka siap menyambut China untuk terlibat dalam proses membangun kembali negara itu selama ini diliputi peperangan. (AP/CNNIndonesia.com)

Mediaapakabar.comJika China ingin terlibat dalam proses membangun kembali Afghanistan yang selama ini diliputi peperangan, Taliban menyatakan mereka siap menyambut.

China selama ini, menurut Taliban, selalu berperan mendukung perdamaian dan rekonsiliasi di Afghanistan.


"China adalah negara besar dengan kemampuan dan perekonomian yang kuat. Saya pikir mereka bisa memainkan peran sangat besar dalam pembangunan kembali, rehabilitasi dan rekonstruksi Afghanistan," kata Juru Bicara Taliban, Shuhail Shaheen, dalam wawancara dengan stasiun televisi CGTN, seperti dikutip Reuters dari halaman CNNIndonesia.com, pada Sabtu, 21 Agustus 2021.


Menurut Shaheen, peran China bisa meningkatkan peran mereka di Afghanistan karena tidak memerangi mereka seperti yang dilakukan Rusia dan Amerika Serikat.


Secara terpisah, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyatakan bahwa dunia seharusnya mendukung dan membantu mengarahkan dan tidak menekan Taliban di Afghanistan.


"Warga dunia harus menggugah dan membantu mengarahkannya ke arah yang lebih positif daripada terus memberi tekanan," kata Wang Yi.


Akan tetapi, sampai saat ini China belum mengakui Taliban sebagai pemerintah sah di Afghanistan. Namun, pada Juli lalu Wang mengundang Kepala Biro Politik Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, ke Tianjin.


Taliban bisa berperan penting dalam perdamaian dan rekonstruksi Afghanistan dan mewujudkan kebijakan sesuai prinsip Islam yang moderat.


Selain itu, Wang berharap Taliban tidak melindungi atau memberi tempat kepada Gerakan Islam Turkestan Timur (ETIM). 


Karena China menilai mereka sebagai kelompok separatis dan memicu pergolakan di wilayah Xinjiang, yang menjadi rumah bagi etnis Uighur dan minoritas lain yang beragama Islam. ( REUTERS/CNNI )

Share:
Komentar

Berita Terkini