Tolak Keberadaan PT Gruti , Ribuan Warga Desa Parbuluan VI Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Dairi

armen
Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:15
kali dibaca




Ribuan Warga Deaa Parbuluan VI berunjuk rasa Kedepan Kantor Bupati Dairi Tuntut Keberadaan PT Gruti.(foto.bob)

Mediaapakabar.com-Ratusan warga yang di ketahui berasal dari Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan Dairi, Selasa (25/8/2020) ,sekira jam 11.40 WIB, melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati Dairi.

Ratusan warga yang terdiri dari orang tua, remaja dan anak-anak tersebut menolak keberadaan PT GRUTI yang akan mengambil alih tempat tinggal dan tanah yang mereka tempati sejak puluhan tahun.

Kedatangan Warga untuk Aksi Unjuk rasa ini,mengunakan kendaraan pribadi,bus serta beberapa truk Cold Diesel.Titik kumpul mereka berada di Stadion Panji Bako Kecamatan Sitinjo.

Dari Stadion,mereka berjalan kaki dengan membawa spanduk serta beberapa Poster yang berisi penolakan keberadaan PT Gruti dan menolak segala Korporasi di Wilayah tempat tinggal mereka.

Sasaran Warga yang berjalan kaki yakni Kantor Bupati Dairi di Jalan SM Raja Sidikalang.

Dalam orasinya,Warga meminta agar Bupati Dairi segera mengusulkan panciutan kawasan hutan di Parbuluan VI, 

"TNI-Polri jangan mengintimidasi masyarkat, Tolak korporasi jahat di Dairi, Kami dibesarkan dan disekolahkan dari hasil bertani jangan rampas tanah kami, Hentikan pembodohan terhadap masyarakat, Copot Jonny Hutasoit Assisten satu Pemkab Dairi, Kami juga rakyat Indonesia yang membutuhkan keadilan, Tanah untuk rakyat," teriak mereka.

Aksi Unjuk rasa tersebut,mendapat pengawalan oleh Personil Polres Dairi,TNI dan Satpol PP. Sementara dilokasi terlihat Dinas Perhubungan dan Sat Lantas Polres Dairi menutup ruas Jalan SM Raja,dan mengalihkan Kenderaan kejalan alternatip,untuk menghindari kemacetan.

Perwakilan dari Warga akhirnya diajak duduk bersama Oleh beberapa anggota DPRD dan Bupati Dairi Namun pertemuan tersebut belum tau apa hasil keputusanya.(Bob)



Share:
Komentar

Berita Terkini