|

Akhyar : Mari Terus Tingkatkan Gotong Royong Di Setiap Lingkungan

Kali Dibaca

Mediaapakabar.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota MedAn Ir H Akhyar Nasution MSi mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XVI Tahun 2019 di Lapangan Kwala Bekala Medan, Kamis (12/12). Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Meda ini bertujuan untuk mendukung pelestarian nilai-nilai gotong royong melalui peningkatan partisispasi masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi kepada penggiat gotong royong, Pemko Medan memberikan penghargaan kepada Kelurahan Terbaik yang dimenangkan oleh Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas, Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia dan Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan. Selain itu diberikan juga penghargaan kepada Pemenang Perlombaan Karang Taruna Terbaik yang dimenangkan oleh Kelurahan Sempakata Kecamatan Medan Selayang, diikuti Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan serta Kelurahan Suka Damai Kecamatan Medan Polonia.

Selanjutnya juga diberikan penghargaan kepada Pemenang Lomba Gerakan Kecamatan Sayang Ibu yang dimenangkan oleh Kelurahan Karang Berombak Kecamatan Medan Barat, Kelurahan Payah Pasir Kecamatan Medan Marelan serta Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli. Kemudian Plt Wali Kota didampingi Kadis P3APM Khairunisa menyerahkan hadian kepada para pemenang.

Dalam sambutannya, Akhyar mengatakan, budaya gotong royong merupakan salah satu wujud nyata dari semangat persatuan masyarakat Indonesia sebagai identitas bangsa yang ditanamkan oleh Presiden Indonesia pertama Ir Soekarno, sehingga harus dilestarikan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Nilai-nilai gotong royong yang ada saat ini, dapat dilestarikan secara berdaya guna dan berhasil guna untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat, yang pada gilirannya akan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan serta nasionalisme sebagai bangsa Indonesia," kata Akhyar.

Namun, Akhyar mengungkapkan bahwa yang terjadi saat ini adalah nilai-nilai gotong royong sudah mengalami degradasi di tengah-tengah masyarakat. Banyak masyarakat yang terkesan apatis, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya sampah-sampah di sekitar lingkungan kita sendiri, terlebih pada musim penghujan ini, Kota Medan yang diguyur hujan lebat akan mengalami genangan di berberapa titik di Kota Medan.

"Hal ini diakibatkan oleh sampah-sampah yang menumpuk di sepanjang sungai maupun selokan. Maka untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan agar tetap menjaga kebersihan Kota Medan dengan tidak membuang sampah sembarangan, baik di sungai, parit/selokan maupun di ruas-ruas jalan," ungkap Akhyar.

Dalam kesempatan tersebut, Akhyar juga mengimbau sekaligus mengajak seluruh warga Kota Medan agar meningkatkan kesadarannya dalam bergotong royong terutama demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, karena pada dasarnya budaya gotong royong adalah milik semua warga masyarakat.

"Selain itu, Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan harus mampu memberi contoh dan teladan gotong royong. Dengan demikian masyarakat pun ikut mengambil peran dalam bergotong royong guna mewujudkan Medan Rumah Kita dengan menjadikan Kota Medan yang aman, indah, serta nyaman," tegas Akhyar.(rel/dn)

Komentar

Berita Terkini