![]() |
| Ist |
Ada dua video berdurasi 41 detik dan 45 detik beredar di WhatsApp Group (WAG). Pada video pertama, si kreator video membubuhkan kalimat 'Wisma Pati TNI AL (Lumba-lumba), Bendungan Hilir, Jakarta didatangi pihak kepolisian karena diduga menjadi tempat persembunyian massa yang dipukul mundur aparat kepolisian'.
Dilansir dari Detik, Jumat (27/9/2019) dari video terdengar seorang pria dari kerumunan polisi meneriakkan kalimat-kalimat ke arah anggota TNI AL di dalam kompleks mes. Mabes Polri menyebut, masalah tersebut sudah diselesaikan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan.
Polri menjelaskan polisi melihat ada perusuh yang lari ke mes perwira tinggi (pati) tersebut. Ketika polisi hendak meminta prajurit TNI untuk menyerahkan perusuh, prajurit TNI disebut tak memperbolehkannya.
"(Masalah di video) sudah diselesaikan sama Kapolres Jakarta Pusat (Kombes Harry Kurniawan)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.(ni)
