|

Raibnya Uang Pemprovsu, Tim TAPD Sumut Tolak Beri Komentar...

Kali Dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Banyak pihak menilai adanya kejanggalan atas kasus raibnya uang milik Pemprov Sumut Rp 1,6 miliar dari dalam mobil yang terparkir di halaman Kantor Gubernur Sumatra Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (9/9/2019) sore.

Apalagi karena uang itu sebagaimana yang disebutkan Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumut, Indra Saleh, peruntukannya membayar honor kegiatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumut.

Uang untuk membayar honor kegiatan TAPD Sumut itu pun menjadi pertanyaan publik. Untuk apa diberikan honor kegiatan Tim TAPD, karena saat ini pembayaran honor kegiatan sudah dialihkan semua ke Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Terkait hal itu, dilansir dari Medan, Bisnis,Jumat (13/9/2019) salah seorang Tim TAPD Sumut, M Fitriyus, menolak memberi komentar lebih jauh saat dikonfirmasi wartawan lewat telepon seluler. Bahkan Fitriyus malah sepertinya membuang "bola panas" tersebut kepada Sekdaprov Sumut, R Sabrina.

"Janganlah saya yang berkomentar, dek. Ke Sekda sajalah sebagai Ketua (TAPD)," ujar Fitriyus, yang juga Asisten Administrasi Umum dan Aset Pemprov Sumut.

Sebagai bagian dari TAPD, Fitriyus yang ditanya lagi apakah selama ini memang honor tersebut diberikan secara tunai kepada mereka terlebih dengan nominal fantastis seperti menjadi "upah capek" tim dalam melakukan pembahasan anggaran, juga enggan memberi keterangan.

Sementara itu, Sabrina, yang juga Ketua Tim TAPD Sumut, yang dicoba dikonfirmasi wartawan di Lantai 9 Kantor Gubsu, Kamis itu, tidak berada di ruang kerjanya. Ternyata Sabrina sedang ada tugas di luar negeri.(ni)
Komentar

Berita Terkini