![]() |
| foto: pegawai paviliun Clara Sitakar |
Mediaapakabar.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat turut serta berpartisipasi dalam ajang potensi dan promosi pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke- 50 Tahun 2026 dengan memamerkan pelbagai produk lokal asli khas Pakpak Bharat.
Adapun produk unggulan tersebut seperti minuman seduh /teh celup maupun berupa kapsul dari buah Gambir untuk kesehatan pencernaan, diabetes, tinta Gambir, minyak serai untuk kesehatan. Selain itu produk lainnya kripik olahan dari talas dan pisang, bubuk kopi kemasan dan ada tinta Gambir.
" Produk unggulan yang kami pamerkan disini seperti minuman seduh atau teh celup dari buah Gambir, minyak serai, tinta gambir, madu hutan Rengginang dan banyak lainnya," kata pegawai paviliun Clara Sitakar, Jumat malam, (24/7/2026).
Selain itu itu, di Paviliun Pakpak Bharat juga ditampilkan pakaian adat pria dan wanita, dimana pakaian adat pria dihargai Ro 350 ribu dan wanita Rp 400 ribu.
"Pakaian adat Pakpak Bharat untuk wanita sedikit lebih mahal karena banyak bordiran," jelas Clara.
Selain itu, masih ada juga produk produk unggulan lainnya yang dipamerkan seperti pertanian dan kerajinan tangan lainnya serta menampilkan puluhan produk UMKM yang diperkenalkan kepada masyarakat Clara juga menjelaskan bahwa Kabupaten Pakpak Bharat juga menyampaikan tempat tempat wisata yang menjadi indah dan menakjubkan seperti Puncak Deleng Simpon, Panorama Indah Sinfeka, Pemandian Alam Lae Temberkuh, Makam Penyebar Islam di Tanah Simsim, Rumah Adat Sopo Jojong , Air Terjun Lae Singgabit dan banyak lagi tempat yang cukup memukau.
Pemkab Pakpak Bharat dipimpin Bupati Franc Bernhard Tumanggor dan Wakil Bupati Dr Mutsyuhito Solin dalam ajang PRSU ini juga menampilkan puluhan produk UMKM, Hadil pertanian dan kerajinan tangan khas daerah tersebut. (MC/DN)
