Kebakaran Pabrik Swallow Di Medan Dari Malam Sampai Siang Hari

Media Apakabar.com
Rabu, 28 Januari 2026 - 15:50
kali dibaca
kondisi kebarakaran pabrik Swallow di Medan mulai dari malam hingga siang hari. (foto : dok) 

Mediaapakabar.com
- Hingga Rabu (28/01/2026) pukul 11.00 WIB kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, masih berlangsung.  Kobaran api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan, sementara asap hitam pekat terus membumbung dari lokasi kejadian.

Asal api diduga pertama kali muncul dari ruang obat atau gudang penyimpanan bahan baku kimia yang digunakan dalam proses produksi sandal. Material mudah terbakar itu kemungkinan yang mempercepat penyebaran api ke area lain di dalam pabrik.

Seperti diketahui bahwa peristiwa kebakara tersebut berawal dari munculnya kobaran api yang membubung tinggi pada pukul 21.30 WIB Selasa malam (27/01/2026). 

Puluhan unit pemadam kebakaran dikerahkan dan terus berdatangan secara bergantian hingga Rabu siang. Sejumlah ambulans juga tampak keluar-masuk area pabrik untuk memberikan penanganan darurat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum dapat memastikan jumlah korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa kebakaran tersebut. Akses ke dalam pabrik masih terbatas karena pagar pabrik tertutup dan dijaga ketat oleh petugas keamanan.

Salah seorang saksi mata, Ari (40), mengatakan bahwa kemungkinan terdapat korban luka. Hal ini terlihat dari intensitas ambulans yang masuk langsung ke area pabrik sejak malam kejadian.

" Dari jam 10 malam sampai sekarang api belum juga padam. Ambulans dan mobil pemadam kebakaran terus datang dan pergi. Dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik," ujar Ardi.

Di sekitar lokasi, ratusan warga terlihat memadati area depan pabrik untuk menyaksikan proses pemadaman. Aparat kepolisian disiagakan guna mengurai kemacetan lalu lintas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran dibantu tim medis masih terus berupaya menjinakkan api dan melakukan pendinginan agar kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (Zf)

Share:
Komentar

Berita Terkini