Rumah Wartawan Dibakar, Ketua PWI: Secepatnya Pihak Kepolisian Ungkap Dan Tuntaskan

Media Apakabar.com
Kamis, 21 Maret 2024 - 23:59
kali dibaca
Api yang menghanguskan rumah korban. (foto : dok)

Mediaapakabar.com
- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) H Farianda Putra Sinik meminta pihak Polres Labuhanbatu secepatnya untuk mengungkap pelaku pembakar rumah anggota PWI Sumut Junaidi Marpaung.

" Diduga ini ada unsur kesengajaan karena sebelum terjadi peristiwa kebakaran ada ancaman yang disampaikan orang tak dikenal melalui media sosial di Grup 'Berita Labuhan Batu' kepada korban (Junaidi)," katanya dalam siaran pers, Kamis (21/03/2024).

Farianda juga menekankan agar Kapolres Labuhanbatu dapat mengungkap kasus tersebut serta menangkap pelakunya. Kepada Pengurus PWI Labuhanbatu, Farianda meminta untuk mengawal dan membantu aparat kepolisian dalam mengusut peristiwa itu.

Begitu pula kepada seluruh anggota PWI Sumut untuk turut mengawal kasusnya dengan mematuhi prosedur hukum yang berlaku. Farianda menegaskan, kekerasan terhadap wartawan kerap terjadi. 

" Jika terkait pemberitaan ada yang merasa tersinggung silahkan lakukan hak jawab, jangan langsung bertindak anarki," sebutnya. 

Disamping itu, Farianda juga menyampaikan rasa prihatin dan meminta korban beserta keluarga untuk sabar menghadapi peristiwa tersebut. 

" Berserah dirilah kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan serahkan kepada kepolisian untuk mengungkap kasus ini. Mudah-mudahan dibalik peristiwa ini ada hikmahnya," imbuhnya. 

Diketahui, Junaidi Marpaung adalah anggota PWI Sumut. Rumahnya dibakar pada Kamis dinihari sekira pukul 02.00 WIB. Namun tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu sedangkan seluruh harta benda korban ludes terbakar termasuk satu unit mobil jenis mini bus. 

Korban sadar setelah hampir 50 persen kobaran api melalap seisi rumahnya. Bahkan korban sempat merekam jilatan api yang diunggah ke media sosial pribadinya. Dalam siaran langsung itu korban berkata, " Ya Allah kau bakar rumah ku ya...".

Sebab, tiga hari sebelum peristiwa kebakaran terjadi, korban mendapat ancaman melalui media sosial di Grup Berita Labuhan Batu yang berbunyi " kau lihat aja ya junaidi marpaung bakalan tidak selamat nyawa kau kalau jumpa ku kau di jalan dan bakalan kenak akibatnya ke keluarga kau kubuat sekarang. Semua orang pengikut sorotan". Dari ancaman itu tentu salah satu barang bukti bagi pihak kepolisian untuk mengusutnya.

Sementara Ketua PWI Labuhanbatu, Roni Afrizal mengatakan, sejauh ini belum bisa menyebut dan mendapatkan informasi apa terkait masalahnya apalagi sampai terjadinya kasus pembakaran rumah wartawan di Labuhanbatu. 

" Kami masih mendalami informasi dari rekan-rekan lainnya," tukasnya. (MC/RED)
Share:
Komentar

Berita Terkini