Muhammadiyah Sudah Puasa, Pemerintah Sesuai Keputusan Sidang Isbat

Media Apakabar.com
Senin, 11 Maret 2024 - 11:50
kali dibaca
Foto: Pantau hilal di Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara/OIF UMSU (Dok. Na)

Mediaapakabar.com
- Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh, Senin (11/3/2024). Umat muslim yang berpuasa pada hari itu sudah melakukan salat tarawih Minggu malam (10/3/2024).

Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti mengungkapkan, Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadan 1445 H pada 11 Maret dan Idul Fitri 1 Syawal pada 10 April 2024. 

" Keputusan penetapan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal Haki," ujarnya. 

Maklumat Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti pada 12 Januari 2024.

" Semoga maklumat ini diikuti oleh warga Muhammadiyah,” ucapnya.

Sementara Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1445 H jatuh pada Selasa (12/03/2024). Keputusan ini diambil setelah Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat penetapan awal Ramadan 1445 H di Auditorium H.M Rasjidi Kemenag, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (10/03/2024).

Sidang isbat digelar tertutup setelah seminar pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1445 H berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi yang dilakukan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag pukul 17.00 WIB digelar. 

Sidang isbat dihadiri Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. 

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan 1 Ramadan 1445 H dalam konferensi pers di Kemenag, Minggu (10/03/2024). 

Hasil sidang isbat diumumkan secara terbuka oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melalui konferensi pers yang digelar pukul 19.00 WIB. " Secara mufakat menetapkan 1 Ramadan 1445 H jatuh pada Selasa 12 Maret 2024,” ujar Menag. 

Kementerian Agama telah melakukan pemantauan hilal atau rukyatul hilal di berbagai provinsi. Dengan menurunkan tim ke 134 titik lokasi di seluruh Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua. Dari titik pantau inilah dilaporkan terkait penampakan hilal yang menjadi tanda 1 Syawal 2024. (MC/REL)

Share:
Komentar

Berita Terkini