NATO Siap Langsung Balas jika Diserang Rusia: Kalau Perlu Malam Ini

REDAKSI
Sabtu, 20 Mei 2023 - 23:26
kali dibaca
Ket Foto: Pasukan koalisi NATO menyatakan siap balas jika diserang Rusia. (AFP/ANDREI PUNGOVSCHI)

Mediaapakabar.com
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyatakan siap langsung membalas jika sewaktu-waktu Rusia menyerang, bahkan "malam ini", jika mereka diperlukan terjun ke medan perang.

"Kami siap bertarung malam ini. Kami harus bisa bertarung malam ini jika perlu, dengan apa yang kami miliki," kata wakil kepala staf di Markas Besar NATO Allied Powers Europe (SHAPE), Letnan Jenderal Hubert Cottereau, seperti dikutip Reuters.


Pernyataan Cottereau disampaikan saat NATO tengah mempersiapkan rencana pertahanan untuk merespons serangan Rusia, sebuah langkah perdana sejak Perang Dingin yang dilakukan NATO terhadap Kremlin.


Rencana itu diperkirakan bakal disetujui oleh para pemimpin NATO saat pertemuan puncak Vilnius yang digelar Juli mendatang.


Langkah ini menandai perubahan pola pikir NATO terhadap Rusia, di mana sebelumnya blok tersebut menilai tak perlu menyusun rencana pertahanan skala besar karena merasa tak ada ancaman eksistensial yang dilakukan Rusia pasca-Soviet.


Namun, invasi Moskow di Ukraina, yang disebut-sebut paling berdarah di Eropa sejak 1945, membuat NATO was-was hingga mulai memikirkan rencana pertahanan untuk siaga jika konflik dengan Kremlin pecah.


"Perbedaan mendasar antara manajemen krisis dan pertahanan kolektif adalah ini: Bukan kami melainkan musuh kami yang menentukan garis waktu," kata Laksamana Rob Bauer, salah satu pejabat tinggi militer NATO.


"Kami harus mempersiapkan fakta bahwa konflik tersebut bisa muncul dengan sendiri kapan saja."


NATO sejak awal memang tak pernah harmonis dengan Rusia. Sebab, blok itu sendiri mulanya didirikan untuk melawan ancaman ekspansi Moskow pascaperang Eropa.


Hubungan itu pun makin buruk setelah Ukraina berencana gabung dengan NATO. Ini lah yang menjadi salah satu alasan Kremlin menginvasi Ukraina, yaitu karena takut negaranya dikelilingi anggota NATO.


Rencana pertahanan NATO itu juga tak cuma menguraikan cara menangkal serangan Rusia, tetapi juga memberikan panduan kepada negara-negara tentang cara meningkatkan pasokan dan logistik.


"Sekutu akan tahu persis kekuatan dan kemampuan apa yang dibutuhkan termasuk di mana, apa, dan bagaimana cara menyebarkannya," kata kepala NATO Jens Stoltenberg.


Para pejabat NATO memperkirakan rencana ini akan memakan waktu beberapa tahun untuk bisa sepenuhnya diimplementasikan. Meski begitu, mereka menekankan bahwa NATO siap untuk segera bertempur jika memang diperlukan. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini