Ini Tampang Perawat RSU Bina Kasih Medan yang Lecehkan Rekan Kerjanya

Aris Rinaldi Nasution
Kamis, 05 Januari 2023 - 12:34
kali dibaca
Ket Foto: Perawat RSU Bina Kasih yang ditangkap karena melecehkan rekannya.

Mediaapakabar.com
Perawat Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih, Antoni (27), tertunduk mengakui pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap rekan kerjanya sendiri berinisial ES saat berada di ruang ICU. Kini, ia ditahan di Polrestabes Medan dan diancam 12 tahun penjara.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting mengungkapkan kronologis awalnya Antoni dan ES ditugaskan di RSU Bina Kasih Medan pada Sabtu (24/12/2022).


Lalu, pada Minggu (25/12/2022) sekitar pukul 02.00 WIB ES mengantarkan pasien ke salah satu ruang ICU.


"Kebetulan tersangka ini bertugas di ruangan ICU. Kemudian tersangka melakukan pelecehan terhadap korban dengan cara meraba organ vital dari korban," kata Madianta, Kamis (5/1/2022).


Dia menjelaskan Antoni baru sebulan kerja di RSU Bina Kasih sebagai perawat. Pengakuan Antoni melecehkan ES baru pertama kali. Hal itu juga selaras dengan pengakuan ES. Tindakan tidak senonoh itu pun dilakukan Antoni karena tertarik melihat ES.


"Keduanya tidak saling mengenal. Karena baru bekerja dua-duanya di rumah sakit itu. Bahkan mereka baru pertama kali bertemu," sebutnya.


Kini, Antoni harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu dengan berada di sel tahanan Polrestabes Medan.


Antoni disangkakan pasal 6 huruf c UU No 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan pasal 289 KUHP.


"Dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. Untuk kondisi psikologis korban kita masih bekerjasama dengan PPA provinsi. Hasilnya nanti akan dikomunikasikan," ucapnya.


Diketahui, sebelumnya ES membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan : STTLP/B/3951/XII/2022/SPKT Restabes Medan/Polda Sumut pada 26 Desember 2022.


Akibat peristiwa itu, ES mengalami tarumatik berat. ES sampai saat ini belum ingin bekerja di RSU Bina Kasih. Alasannya, ES merasa malu.


Bahkan ES menjadi sosok yang pendiam, mengurung diri di rumah, tidak nafsu makan, dan takut untuk berjumpa dengan orang baru.


"Bahkan sama saya aja dia pendiam. ES sekarang jarang makan, kurung diri di rumah, ngomong tak mau, tidur sulit. Rasanya dia malu keluar. Trauma berat la," kata NA selaku ibu ES. (DTS/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini