Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Pertanyakan Alasan Kejaksaan Tahan Nikita Mirzani, Hotman Paris: Ancaman 4 Tahun Tak Boleh Ditahan

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 28 Oktober 2022 - 10:50
kali dibaca

Ket Foto : Hotman Paris Hutapea. 

Mediaapakabar.com
Nikita Mirzani telah menjadi tahanan Rutan Serang, Banten sejak 25 Oktober 2022. Nikita ditahan karena menjadi tersangka dalam kasus pencemaran nama baik melalui ITE yang dilaporkan Dito Mahendra.

Penahanan Nikita Mirzani rupanya menjadi perhatian serius bagi pengacara senior Hotman Paris Hutapea. Hotman mempertanyakan alasan kejaksaan menahan Nikita, karena kasus yang dituduhkan terhadap janda tiga anak itu Pasal 27 Ayat 3 UU ITE, di mana ancaman maksimalnya empat tahun penjara. Sementar dalam KUHP jelas bahwa ancaman hukuman penjara di bawah lima tahun tidak boleh ditahan.


"Ada pertanyaan dari Hotman Paris, pasal apa yang dituduhkan kepada Nikita Mirzani. Apakah ada pasal selain Pasal 27 Ayat 3 UU ITE. Karena kalau yang dituduhkan cuma Pasal 27 Ayat 3 UU ITE, ancaman hukumannya hanya empat tahun. Menurut KUHP, ancaman di bawah lima tahun tidak boleh dipenjara," kata Hotman Paris, dalam sebuah video yang diunggah di Instagram-nya, Kamis (27/10/2022).


Hotman Paris pun menuntut kejaksaan memberikan penjelasan ke publik, soal alasan penahanan Nikita Mirzani. Juga soal kemungkinan ada pasal lain selain Pasal 27 Ayat 3 UU ITE.


"Makanya saya mempertanyakan ke kejaksaan, selain pasal itu, apakah ada pasal lain yang dituduhkan ke Nikita Mirzani? Tolong dijawab ke publik. Karena banyak roang yang tanya ke hotman, saya tidak menuduh," imbuh Hotman Paris.


"Kalau memang pasal yang dituduhkan cuma Pasal 27 Ayat 3 UU ITE, saya minta pendapat seluruh pakar hukum di Indonesia, atas dasar apa Nikita Mirzani ditahan? Karena undang-undangnya jelas, KUHP jelas di bawah lima tahun tidak bisa ditahan."


Seperti diketahui, kejaksaan menahan Nikita Mirzani dengan alasan agar polisi lebih leluasa memeriksa perempuan 36 tahun tersebut. (SC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini