Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan setelah Resign

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 19 September 2022 - 07:23
kali dibaca
Ket Foto : BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan oleh peserta yang telah resign atau tidak lagi aktif bekerja. Berikut syarat dan cara mencairkan BPJS setelah resign.

Mediaapakabar.com
BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan oleh peserta yang telah resign atau tidak berstatus aktif bekerja dimanapun, asalkan memenuhi syarat ketentuan berlaku.

Saat ini, cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan setelah resign sudah lebih mudah karena dapat diproses secara online maupun offline.


Peserta yang terdaftar BPJS ketenagakerjaan kemudian resign dari kantor atau berhenti dari pekerjaannya, dapat mengajukan pencairan untuk jenis klaim Jaminan Hari tua (JHT).


Syarat Mencairkan BPJS setelah Resign

Sebelum ke proses pencairan dana, ada beberapa persyaratan yang sebaiknya dipersiapkan sesuai kategori.


Berikut persyaratannya, merujuk laman BPJS Ketenagakerjaan.


- Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan

- E-KTP

- Buku Tabungan

- Kartu Keluarga (KK)

- Surat Keterangan Berhenti Bekerja, Surat Pengalaman Kerja, Surat Perjanjian Kerja, atau Surat Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI)

- NPWP (jika ada).


Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan setelah Resign

Apabila seluruh persyaratan telah dipersiapkan, maka bisa langsung mengurus pencairannya.


Mencairkan klaim JHT setelah resign dapat dilakukan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat di daerah Anda ataupun secara online melalui Lapak Asik.


1. Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang

Cara mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan ke kantor cabang, bisa mengunjungi langsung kantor cabang terdekat dari domisili.


Kunjungi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Temui petugas dan katakan ingin melakukan pencairan manfaat JHT. Petugas akan mengarahkan ke kode QR untuk proses pencairan.

Scan kode QR yang tersedia di kantor cabang.

Isi data awal, seperti NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan.

Sistem akan verifikasi data otomatis terkait kelayakan klaim.

Setelah verifikasi, peserta akan diarahkan untuk melengkapi data sesuai instruksi yang tampil pada portal.

Unggah dokumen persyaratan.

Peserta menunjukkan notifikasi kepada petugas kantor cabang untuk mendapatkan nomor antrean.

Proses lanjutan akan dilakukan di kantor cabang tersebut sampai dengan proses wawancara selesai.

Manfaat JHT akan dicairkan melalui nomor rekening bank yang telah dilampirkan.


2. Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan via Lapak Asik

Cara mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan setelah resign juga dapat diproses melalui online. Nantinya Anda cukup melakukan pendaftaran ajuan ke Lapakasik online berikut.


Kunjungi Portal Layanan Lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Mengisi data awal yaitu NIK, Nama Lengkap, & Nomor Kepesertaan.

Sistem akan verifikasi data otomatis terkait kelayakan klaim.

Setelah verifikasi, peserta akan diarahkan untuk melengkapi data sesuai instruksi yang tampil pada portal.

Selanjutnya unggah dokumen persyaratan.

Peserta yang berhasil menyelesaikan proses akan menerima notifikasi yang berisi informasi jadwal & kantor cabang.

Peserta akan dihubungi melalui video call untuk proses wawancara sesuai jadwal pada notifikasi (siapkan berkas asli).

Proses selesai dan manfaat akan dicairkan melalui rekening yang dilampirkan.

Itulah keempat cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus persyaratannya yang bisa Anda coba. (CNNI/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini