Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Pemasok Sabu Jebak IRT di Lapas Kota Pinang Diamankan, Kapolres Labuhanbatu Berikan Tongkat Untuk Berjalan

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 27 September 2022 - 20:08
kali dibaca
Ket Foto : Satresnarkoba Polres Labuhanbatu terus menindaklanjuti penanganan kasus seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial PA (51) warga Kota Pinang, Labusel yang diamankan pada 1 Mei 2022 oleh Lapas Kota Pinang.

Mediaapakabar.com
Satresnarkoba Polres Labuhanbatu terus menindaklanjuti penanganan kasus seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial PA (51) warga Kota Pinang, Labusel yang diamankan pada 1 Mei 2022 oleh Lapas Kota Pinang.

"Tindak lanjut penanganan kasus seorang IRT berinisial PA yang diamankan pada 01 Mei 2022 oleh Pihak LAPAS Kota Pinang karena barang bawaannya saat membesuk anaknya warga binaan berinisial BS (22) kedapatan membawa satu plastik klip berisi narkotika sabu seberat 1,5 gram dicampurkan dalam jus alpukat," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH didampingi Iptu Elimawan Sitorus SH MH, Selasa, 27 September 2022.


Ketika itu, sambung Kasat, BS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dari keterangan BS SatNarkoba Polres Labuhanbatu menetapkan seorang pria berinisial RS menjadi DPO yang menjadi pemasok sabu ke Lapas Kota Pinang.


"Tersangka diburu selama kurang lebih 5 bulan akhirnya RS berhasil ditangkap pada Sabtu, 17 September 2022 sekira pukul 19.30 WIB, saat berada dirumahnya di Desa Aek Batu Torgamba," katanya.


Selain itu, kata Kasat, kasus ini merupakan pengembangan dari kasus yang lain yaitu tertangkapnya ES pada, Sabtu 17 September 2022 sekira pukul 18.00 WIB, di daerah PT Asam Jawa Desa Asam Jawa Torgamba setelah dilakukan undercover buy dan dari tersangka ES disita 5 plastik klip berisi narkotika sabu berat 5,94 gram.


"Terhadap kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," tegasnya.


Kasat juga menyampaikan sejak diamankan beberapa kali terhadap RS telah dilakukan pemeriksaan kakinya yang patah. Yang mana menurut tersangka dia mengalami Laka tunggal di perladangan sawit yang kejadiannya 3 hari sebelum tertangkap oleh Polres Labuhanbatu.


"Bapak dua anak ini merasa menyesal telah menjebak ibu PA membawa sabu pesanan anaknya ke Lapas Kota Pinang," ujarnya.


Selanjutnya, Kapolres melalui Kasat memberikan sepasang tongkat kepada tersangka RS untuk dapat melangkahkan kakinya.


"Terhadap tersangka diproses dalam dua perkara narkotika dan saat ini tersangka RS ditahan dalam perkaranya ES sementara perkaranya dengan BS akan ditampung setelah menjalani hukuman yang pertama," pungkasnya. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini