Pelindo Regional I dan KSI Sentuh Masyarakat Pesisir Belawan dengan 3 Program TJSL

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 16 September 2022 - 13:52
kali dibaca
Ket Foto : PT Pelindo Regional I  bekerjasama dengan Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI) menggelar 3 program peduli lingkungan dan literasi bertajuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang menyentuh langsung masyarakat di kawasan pesisir Belawan.

Mediaapakabar.com
PT Pelindo Regional I  bekerjasama dengan Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI) menggelar 3 program peduli lingkungan dan literasi bertajuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang menyentuh langsung masyarakat di kawasan pesisir Belawan.

Kegiatan itu berlangsung di 2 daerah yakni Sicanang dan Gudang Arang Belawan, Jumat (16/9/2022) pagi.

Adapun ketiga kegiatan yang dilakukan yakni menanam 2.000 pohon endemik buah-buahan yang mengambil lokasi di Sicanang Belawan. Selain itu juga ada kegiatan peresmian Bank Sampah Belawan (Bank Sambel) di Gudang Arang Belawan. 


"Dan yang ketiga adalah program peluncuran Eduling (Edukasi Keliling) yang merupakan program Pustaka Kampung Pesisir," ucap Regional Head I Pelindo Regional I, Yarham Harid, dalam sambutannya di acara menanam pohon Taman Mangrove Syahdan, Sicanang Belawan. 


Didampingi Division Head SDM Umum Regional I Pelindo, Kasih Dwiyanti, Yarham juga menyampaikan jika kegiatan ini juga sekaligus memperingati hari ulang tahun merger atau bersatunya Pelindo pada 1 Oktober 2021 lalu.


"Jadi 1 Oktober merupakan tanggal sakral buat kami Pelindo yang melakukan merger hingga hari ini sangat tepat untuk menggelarnya," ujarnya lagi. 


Masih menurut Yarham, Pelindo juga turut bekerja sama dengan KSI dan Balai Pustaka serta perangkat daerah lainnya.


"Jadi program ini juga bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam hal pendidikan khususnya daerah pesisir. Terima kasih buat KSI selaku mitra kita dan Balai Pustaka yang ikut mendukung," ujarnya. 


Yarham juga menerangkan bahwa 3 program yang digelar hari ini juga bagian dari program TJSL.


"Jadi ini adalah bagian dari Program TJSL Pelindo di mana di dalamnya adalah program peduli lingkungan yang juga menjadi tanggung jawab Pelindo terhadap warga pesisir," tuturnya. 


Dalam kesempatan yang sama, Founder KSI, Dewi Natadiningrat memberikan apresiasi yang besar terhadap dukungan yang diberikan oleh Pelindo sejauh ini. 


"Kita sadari kita tidak akan mampu bergerak sendiri butuh dukungan banyak pihak untuk menyentuh langsung masyarakat pesisir dalam hal ini Belawan," ujar Dewi. 


"Dan hari ini kita saksikan bagaimana Pelindo hadir untuk memberikan dukungan luar biasa dan akhirnya kita bisa membuat program yang lebih banyak di Belawan ini," ucap Dewi melanjutkan. 


Dengan hadirnya Pustaka Keliling, Bank Sampah dan Ribuan Pohon yang telah ditanam,  kita ikut mengedukasi masyarakat untuk komit bersama agar sadar dan bisa menjaga lingkungan. 


Untuk penanaman pohon, ini adalah program yang berkelanjutan yaitu 'Ayo Tanam dan Tumbuhkan'. Di mana KSI  tidak hanya menanam namun juga ikut bertanggung jawab untuk menumbuhkan pohon.


"Alhamdulillah sekarang adalah tahun kedua program ini program ini terus berjalan," ujarnya. 


"Ayo kita ciptakan Belawan hebat dengan menjaga semua fasilitas yang sudah ada agar ke depan Belawan lebih maju lagi," tutur Dewi sembari mengajak masyarakat Belawan untuk ikut peduli lingkungan.


Sementara itu, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Syarifuddin Irsan Dongoran menyambut baik kehadiran Pelindo yang mensupport kegiatan di daerah pesisir Belawan. 


"Lingkungan adalah pinjaman kita dari generasi yang akan datang. Maka kita harus pelihara untuk kesinambungan penerus kita," ucap Dongoran. 


"Semua pihak harus bekerja sama sesuai slogan pak wali, Medan Kolaborasi. Dengan tindakan bersama seperti yang dilakukan Pelindo dan KSI serta Balai Pustaka hari ini setidaknya bisa mengurai persoalan warga yang dihadapi di Belawan khususnya," katanya mengakhiri. 


Seperti yang diketahui program tanam 2.000 pohon turut dihadiri para peraih penghargaan Kalpataru yakni Paris Sembiring (2003) dan Sahdan (2013), serta turut dihadiri Dansubdenpom Belawan, Kapten Rafai serta perangkat daerah lainnya. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini