Kabid Dokkes Polda Jateng Hadiri Konferensi IAWP se-Dunia di Kanada

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 14 September 2022 - 12:25
kali dibaca
Ket Foto : Kabid Dokkes Polda Jateng Hadiri Konferensi IAWP se-Dunia di Kanada.

Mediaapakabar.com
Konferensi yang dilaksanakan International Association of Women Police (IAWP) Yang  ke 59 disahkan pada tanggal 12- 16 September 2022. Pelaksanaan Konferensi IAWP yang tahun lalu menjadi Tuan rumah adalah Polri dan dilaksanakan di labuhan bajo maka konferensi yang ke 59 dilaksanakan di Niagara Falls, Ontario, Kanada. 

Konferensi diikuti oleh lebih kurang 70 Niagara Falls Ontario Canada dengan pelaksanaan Adalah  Ontario Women in Law Enforcement (OWLE), Niagara Regional Police Service  dan Hamilton Police Service . Konferensi yang ke -59 diikuti  oleh 70 negara dan dihadiri oleh 900 Peserta. 


Polri mengirim 12 Polwan dan juga juga didampingi oleh 2 Orang Purnawirawan Polwan,  Irjen Pol(P)  Dr. Dra. Juansih SH. M.hum, Irjen Pol (P) Apriastini Bakti SIK  dan juga didampingi Kabag Gassus  Robinkar  SSDM Polri, Kombes Pol. Hendra Wirawan SH SIK MH.


Polda Jateng mengirim 2 peserta yaitu Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol DR. dr. Sumy Hastry Purwanti SpF dan Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang SIK MM. 


Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol DR. dr. Sumy Hastry Purwanti SpF mengungkapkan Konferensi yang mengangkat tentang membangun koneksi , membangun kekuatan dan juga bagaimana cara memimpin.


"Hal yang menjadi  fokus pembahasan dalam konferensi ini adalah semua hal tentang bagaimana Polisi Wanita di seluruh dunia bersama sama membangun hubungan sehingga memiliki  koneksi dan membangun kekuatan bersama terkait meningkatkan kemampuan secara profesional dalam pelaksanaan tugas secara teknis dan implementasi dalam menghadapi tantangan tugas dan juga memanage  diri sendiri dan kehidupan pribadinya," terang Polwan ahli forensik ini.


Ia menambahkan Hal terpenting untuk mewujudkan hal tersebut bagaimana cara Polisi Wanita memimpin. Konferensi  ini juga membahas tentang bagaimana membangun kesetaraan, dan Keragaman dalam organisasi kepolisian  dengan tujuan dapat menghargai satu sama lain sehingga mampu menciptakan lingkungan yang inklusif di mana semua individu merasa dihormati, dihargai, dan mampu mengembangkan bakat unik mereka. 



"Konferensi ini membahas tentang bagaimana Polisi Wanita di dunia melakukan tugas-tugas mereka secara nyata dengan memberikan studi kasus terkait investigasi dan tugas- tugas lainnya  yang disandingkan dengan bagaimana memanfaatkan teknologi dalam tugas-tugas tersebut," jelas Polwan berpangkat Tiga Melati ini.



Selanjutnya, Setiap anggota kepolisian memiliki tantangan dalam melaksanakan tugasnya sehingga dibutuhkan  bagaimana mengelola. Kesehatan  fisik dan mental yang baik  yang dapat dilakukan dengan hal- hal yang sederhana  dengan berolahraga setiap hari, makan makanan sehat , cukup tidur dan yang terpenting bagaimana mencintai diri sendiri.


"Para Polisi Wanita juga membahas  bagaimana membangun  kemampuan diri untuk kembali pulih dari suatu keadaan yang menekan dan mampu beradaptasi dan bertahan dari kondisi tersebut dengan menemukan tujuan hidup, Percaya diri dan optimis pada kemampuan, membangun support system yang kuat , mampu menerima setiap perubahan dan selalu mampu untuk merawat diri sendiri serta kemampuan untuk selalu aktif mencari solusi dan  tidak mudah menyerah dalam menghadapi apapun. Selalu mampu untuk berusaha dan berusaha lagi," ungkap Sumy Hastry.


Hastry juga menambahkan, disetiap konferensi IAWP juga memberikan penghargaan kepada Polisi Wanita yang terpilih dan berhasil dalam melaksanakan tugasnya dengan inovasi dan juga kegigihan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. 


"Penghargaan tidak hanya diberikan kepada Polisi Wanita namun diberikan juga kepada pria yang mendukung tugas Polisi Wanita dengan program “He for She” support sistem tidak hanya terjadi pada saat "women supporting Women", namun juga bagaimana setiap pria mampu memberikan dukungan kepada Wanita untuk berkarya dalam karirnya baik itu sebagai sponsor dan mentor," jelas Sumy Hastry.


Karena setiap Polisi Wanita, sambungnya, dalam meniti karirnya membutuhkan sponsor untuk memperkenalkan Polisi Wanita pada orang- orang yang tepat. 


"Sehingga karirnya bisa berkembang dan menjadi mentor yang mampu membimbing secara langsung, dan setiap Polisi Wanita mampu menjadi profesional dalam melaksanakan tugasnya," pungkasnya. (MC/REL)

Share:
Komentar

Berita Terkini