Jual 1 Kg Sabu ke Polisi, Warga Batubara Divonis 10 Tahun Penjara

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 21 September 2022 - 08:33
kali dibaca
Ket Foto : Majelis Hakim yang diketuai Imanuel Tarigan saat membacakan putusan di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri Medan.

Mediaapakabar.com
Ponirin (42) warga Desa Pematang Cengkering Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara terdakwa perkara narkoba jenis sabu seberat 1 kg divonis 10 tahun penjara di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/9/2022).

Majelis hakim yang diketuai Imanuel Tarigan dalam amar putusannya, menyatakan perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. 


"Menjatuhkan dan menghukum terdakwa dengan pidana penjara 10 tahun, denda Rp2 miliar, subsider 4 bulan penjara," ujarnya. 


Dalam sidang yang digelar secara virtual, menurut majelis hakim, hal memberatkan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana Narkotika.


"Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan selama mengikuti persidangan, mengaku bersalah dan berjanji tidak mengulangi perbuatan yang sama," sebut majelis hakim.


Putusan ini lebih rendah 4 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrina Sibayang yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana 14 tahun penjara denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara. 


Atas vonis tersebut, JPU dan terdakwa melalui penasihat hukumnya kompak menyatakan pikir-pikir. "Pikir-pikir yang mulia," kata

JPU dan terdakwa melalui penasihat hukumnya.


"Baik sidang ini telah selesai dan kita tutup, kami menunggu jawaban dari JPU maupun terdakwa melalui penasihat hukumnya apakah terima atau banding," bilang majelis hakim sembari mengetukkan palunya.


Sebelumnya diketahui terdakwa ditangkap pada  Jumat tanggal 22 April 2022 sekira pukul 10.00 WIB, oleh anggota Polisi Direktorat Reserse Narkoba Poldasu pada saat berada di sebuah warung kopi di Dusun II Desa Dagang Kelambir Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara,


"Penangkap terdakwa berawal dari informasi dari Informan kepada saksi Zulfan Efendi Lubis, Christmas S Manalu dan saksi  Sam Putra Zebua ketiganya bertugas.Direktorat Reserse Narkoba Poldasu," sebut JPU.


Selanjutnya, para saksi melanjutkan informasi tersebut dan lalu memesan sabu sebanyak 1 kg, kemudian sepakat melakukan transaksi di Desa Pare-pare Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara 


Sabu-sabu seharga  Rp 320.000.000, dan ketika itu Syahril (dalam lidik) mengatakan nanti ada anggotanya yang akan mengantarkan sabu-sabu yang dipesan tersebut.


Tak lama berselang terdakwa datang mengendarai sepeda motor VARIO warna putih, setelah memarkirkan sepeda motor lalu mengeluarkan sebuah bungkusan warna hitam dari dalam bagasi sepeda motor dan kemudian terdakwa masuk ke sebuah warung.


Pada saat terdakwa Ponirin hendak menyerahkan bungkusan hitam tersebut kepada polisi yang menyamar,terdakwa langsung ditangkap. 


Setelah dilakukan pemeriksaan, terdakwa Ponirin beserta barang bukti langsung diboyong ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut guna proses penyidikan lebih lanjut. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini