Bripka Ricky Sempat Mau Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, tapi Batal

Aris Rinaldi Nasution
Kamis, 08 September 2022 - 23:25
kali dibaca
Ket Foto: Bripka Ricky Rizal dalam rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Yosua (YouTube Polri TV Radio)

Mediaapakabar.com
Pengacara Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, Erman Umar mengungkap Ferdy Sambo sempat memberikan sejumlah uang pada Bharada E hingga Bripka RR terkait kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Erman menyebut Bripka Ricky Rizal sempat mau ajukan diri jadi justice collaborator di kasus pembunuhan Brigadir J.

"Awalnya, awalnya dia mau (jadi justice collaborator)," kata Erman di Mabes Polri, Kamis (8/9/2022).


Erman mengatakan, menjadi JC merupakan keinginan Bripka Ricky Rizal sendiri. Namun hal tersebut batal karena Bripka Ricky tidak memiliki akses untuk mencari tahu soal JC.


Selain itu, posisi Bripka Ricky sejak awal sudah tidak jelas, salah satunya tidak memiliki lawyer. Selain itu, Bripka Ricky juga takut terhadap Ferdy Sambo dan memilih mengikuti skenario yang dibuat.


"Oh karena ini dia merasa nggak punya akses, dia nggak bisa keluarganya. Bukan (ancaman Ferdy Sambo), dia takut," kata dia.


"Karena pada saat awal-awal itu nggak ada persiapan. Surat penahanan belum, lawyernya siapa nggak jelas. Ada yang memberitahu lawyer tapi nggak bisa komunikasi, kalau ditanya nggak jelas," imbuhnya.


Erman mengatakan, dirinya baru bisa mendampingi Bripka RR pada Selasa (23/8). Sementara Bripka RR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut pada Senin (8/8) silam.


"Saya sudah dapat kuasa penandatanganan (kuasa hukum) sekitar tanggal 20an Agustus, tetapi belum boleh mendampingi karena dianggap belum ada. Kemudian tanggal 23 baru diizinkan," ujarnya.


Erman mengatakan, setelah dirinya menjadi kuasa hukum, Bripka RR mulai terbuka kepada dia. Bahkan disebutkan Bripka RR menangis saat ditanya soal kasus tersebut.


"Tapi sebelumnya, setelah istri dan adiknya menyampaikan benar. Kalau kamu tidak bicara benar nama baik bapak kamu yang juga polisi bisa (terkena imbas). Ingat anak kamu, bagaimanapun anak kamu akan melihat, mau apa pembunuh atau apa. Itu dia mulai menangis, mulai itu sudah terbuka. Tambah lagi saya masuk, saya siapin, surat JC," ujarnya. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini