Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Tim Farmasi USU Lakukan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Buntu Bedimbar Deli Serdang

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 22 Agustus 2022 - 20:45
kali dibaca
Ket Foto : Tim Farmasi USU Lakukan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Buntu Bedimbar Deli Serdang.

Mediaapakabar.comStunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. 

Hal itu dikatakan dosen Fakultas Farmasi USU Dr. Henni Cintya, S.Si saat menggelar sosialisasi kepada masyarakat Tentang Aplikasi Pengolahan Pangan Fungsional Dalam Pencegahan Stunting bersama Dr. Apt. Denny Satria, M.Si. dan Apt. Mahatir Muhammad, M. Si. beserta mahasiswa Fakultas Farmasi di Aula Desa Buntu Bedimbar Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (13/8/2022).


Dr. Henni Cintya memaparkan terdapat beberapa gejala balita stunting yang dapat dilihat seperti berat badan tidak naik bahkan cenderung menurun, mudah terserang penyakit infeksi, pertumbuhan melambat, pertumbuhan gigi terlambat dan performa buruk pada kemampuan fokus dan memori belajarnya.


"Banyak faktor-faktor yang menyebabkan stunting seperti kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan sesudah kehamilan, kurangnya akses makanan bergizi dan harga yang mahal, anak sering sakit, kurangnya air bersih dan sanitasi, pola asuh tidak baik dan terbatasnya layanan kesehatan," ucap Dr Henni Cintya.


Lebih lanjut Dr Henni mengatakan, untuk mencegah stunting dapat dilakukan berbagai hal seperti memenuhi kebutuhan gizi anak, diberikan ASI eksklusif sampai bayi 6 bulan, dampingi ASI eksklusif dengan MPASI untuk bayi diatas 6 bulan sampai 2 tahun, diberikannya imunisasi dasar, menjaga kebersihan dan memantau tumbuh kembang anak. Sedangkan hal yang dapat membantu tumbuh kembang anak adalah dengan pemberian makanan bergizi dan bersih, seperti pada sosialisasi ini.


Dr Henni menerangkan, kegiatan sosialisasi ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari TRI Dharma Perguruan Tinggi.


"Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan yang sangat positif dari para peserta serta seluruh perangkat desa. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk  mengedukasi masyarakat Tentang Aplikasi Pengolahan Pangan Fungsional Dalam Pencegahan Stunting," urainya sembari menjelaskan bahwa tim pengabdian telah memaparkan kepada masyarakat cara membuat cookies dari labu kuning dan daun kelor yang dimana dapat membantu tumbuh kembang anak sehingga tidak terjadi stunting.


Pengurus Desa Buntu Bedimbar, mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengabdian Farmasi USU sekaligus sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena dapat menambah wawasan dari Ibu rumah tangga sekaligus anggota PKK sehingga kedepannya para anggota PKK bisa lebih baik dan berhati-hati untuk menjaga dan memantau tumbuh kembang anak sehingga tidak terjadi stunting. (MC/RED)

Share:
Komentar

Berita Terkini