Penampilan ‘Tak Biasa’ Bripka Matius Marey Jadi Sorotan Publik, Bolehkah Seorang Polisi Bertato?

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 14 Agustus 2022 - 19:43
kali dibaca
Ket Foto : Penampilan ‘Tak Biasa’ Bripka Matius Marey Jadi Sorotan Publik, Bolehkah Seorang Polisi Bertato? (Twitter Komando Bhayangkara / @MediaKomando)

Mediaapakabar.com
Sosok Bripka Matius Marey belakangan ini menjadi sorotan, setelah tertangkap kamera memiliki tato. Keberadaan tato pada tangan Bripka Matius Marey ini tertangkap kamera, saat dirinya melakukan pengawalan kepada sang atasan, Irjen Pol Ferdy Sambo, Kamis 4 Agustus 2022 lalu.

Kala itu, Bripka Matius Marey hadir mendampingi sang Jenderal, Ferdy Sambo, mengenakan setelan kemeja hitam, lengkap dengan masker khas anggota Polri.


Potongan rambutnya pun terlihat berbeda di antara para ajudan lain, karena terlihat plontos pada sisi kanan dan kirinya.


Sedangkan gambar tato yang menjadi sorotan publik ini, terlihat mencolok di tangan kiri Bripka Matius Marey.


Dari hasil tangkapan kamera, diketahui Bripka Matius Marey memiliki dua tato bergambar besar, mulai dari punggung telapak tangan hingga lengannya.


Sama halnya dengan Brigadir J, Bripka Matius Marey ini juga merupakan salah seorang ajudan dari Ferdy Sambo.


Dengan wajah yang dihiasi jenggot tebal dan panjang, penampilan Bripka Matius Marey terlihat sangat berbeda di antara 7 orang ajudan Ferdy Sambo lainnya.


Sebagai salah seorang ajudan Ferdy Sambo yang terungkap ke publik setelah kasus kematian Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Bripka Matius Marey merupakan Brigadir Polisi Kepala yang lahir di Papua.


Sosoknya ternyata bukan polisi sembarangan, karena sebelum menjadi ajudan Ferdy Sambo, Bripka Matius Marey ini pernah ditugaskan untuk menjalankan sebuah operasi di Papua.


Ajudan yang telah berkeluarga ini, ternyata seorang yang juga ahli dalam menggunakan senjata api (senpi).


Hal tersebut terlihat pada salah satu potret yang diunggah pada akun Instagram pribadinya.


Di mana Bripka Matius Marey, tampak sedang memegang senjata api laras panjang, ketika sedang bertugas.


Melihat penampilan yang tidak biasa dari seorang anggota kepolisian, tentunya membuat masyarakat bertanya-tanya.


Warganet pun mulai mempertanyakan persyaratan untuk menjadi anggota Polri, termasuk bolehkah seorang polisi memiliki tato.


Dilansir dari situs Penerimaan Polri, terdapat beberapa syarat tertentu yang wajib dipenuhi oleh seseorang yang ingin mendaftar sebagai Bintara Polri.


Salah satunya adalah tidak diperbolehkan memiliki tato ataupun bekas tindikan pada tubuh, kecuali adanya ketentuan adat atau agama.


Hal ini sesuai dengan yang tercantum dalam Surat Pengumuman Kapolri Peng/20/III/DIK.2.1/2022 tanggal 29 Maret 2022, tentang persyaratan khusus penerimaan Bintara Polri.


Seperti yang diketahui, sebagian suku yang ada di Indonesia memiliki adat tertentu yang melibatkan proses tato atau tindik pada bagian tubuh masyarakatnya.


Sehingga, berdasarkan informasi ini, maka dapat disimpulkan bahwa seorang polisi diperbolehkan memiliki tato dengan alasan adanya ketentuan dalam agama atau adat istiadat dari suku tempatnya berasal.


Tentunya hal tersebut harus disertai dengan surat pernyataan dan bukti yang sah, bahwa itu merupakan perintah dalam agama yang dianut atau adat istiadat di daerahnya.


Sumber: penerimaan.polri.go.id/gorontalo.pikiran-rakyat.com

Share:
Komentar

Berita Terkini