Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

KPK Tetapkan Rektor Unila Karomani Jadi Tersangka Suap Seleksi Mahasiswa Baru

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 21 Agustus 2022 - 13:03
kali dibaca
Ket Foto : KPK Tetapkan Rektor Unila Karomani Jadi Tersangka Suap Seleksi Mahasiswa Baru.

Mediaapakabar.com
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan empat orang tersangka dalam kasus suap penerimaan calon mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) Tahun 2022.

Keempat tersangka itu adalah Karomani (KRM) selaku Rektor Unila periode 2020-2024, Heryandi alias HY selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Muhammad Basri (MB) selaku Ketua Senat Unila, dan Andi Desfiandi (AS) dari pihak swasta.


"Dengan telah dilakukannya pengumpulan berbagai informasi dan bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, berlanjut ke tahap penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka," tulis keterangan resmi KPK, Minggu (21/8/2022).


Adapun, untuk keperluan proses penyidikan, tim melakukan upaya paksa penahanan kepada para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai 20 Agustus 2022 sampai dengan 8 September 2022 di Rutan KPK.


"KRM ditahan di Rutan pada gedung Merah Putih. HY ditahan di Rutan pada Pomdam Jaya Guntur. MB ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur, sedangkan AD penahanannya terhitung mulai 21 Agustus-9 September 2022 di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur," tulis KPK.


Sebelumnya, KPK menangkap 7 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Bandung dan Bali pada Jumat (20/8/2022) dini hari.


"Tim KPK sejauh ini mengamankan sekitar tujuh orang di Bandung dan Lampung. Termasuk rektor dan pejabat kampus dimaksud," ujar Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri melalui pesan tertulis.


Menanggapi penangkapan dan penetapan rektornya sebagai tersangka KPK, pihak Universitas Lampung masih enggan berkomentar.


Namun diketahui, Rektor Karomani beserta sejumlah pimpinan kampus Unila, tengah melakukan perjalanan ke Bandung, Jawa Barat, sejak Kamis lalu.


Pihak kampus Unila menyebut, baru akan rapat internal pada Minggu (21/08) pagi, sebelum memberikan pernyataan resmi.


Sementara itu, pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kemendikbud Ristek, mengakui jalur penerimaan mahasiswa baru masih menjadi titik rawan suap di lingkungan pendidikan.


Selain menetapkan 4 tersangka, KPK juga menyita uang tunai senilai Rp4,4 miliar, dan juga penerimaan lain yang diduga diterima Karomani, yakni emas batangan, serta uang yang telah disimpan dalam tabungan, dan deposito, dengan total seluruh penerimaan suap mencapai Rp5 miliar. (KT/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini