Hindari Pelanggaran Hukum, PUD Pasar Konsultasi dengan Kejari Medan

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 15 Agustus 2022 - 17:33
kali dibaca
Ket Foto : PUD Pasar Medan menyambangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Senin (15/8/2022) untuk konsultasi mengenai proses pelelangan.

Mediaapakabar.com
Agar pelaksanaan kegiatan tak menyalahi aturan hukum, PUD Pasar Medan menyambangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Senin (15/8/2022) untuk konsultasi mengenai proses pelelangan.

Kedatangan Dirut PUD Pasar Suwarno disambut oleh Kasi Datun Kejari Medan Ricardo Marpaung. Dirut didampingi oleh Dirkeu/Adm Fernando  Napitupulu, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, Kabag Umum Sugiono, Kabag Keuangan Zikriah, dan Kacab II Budi F Putra. Hadir pula pada konsultasi ini Tenaga Ahli Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Ahmad Feri Tanjung. 


Pada diskusi tersebut dibahas persoalan mengenai pelelangan. Salah satunya besi bekas pembangunan Pasar Induk Lau Cih. Diketahui pula bahwa besi bekas itu merupakan aset dari BPKAD. Oleh karena itu, proses lelang haruslah dilakukan pemilik barang.


"Karena status besi bekas itu bukanlah tercatat sebagai aset dari PUD Pasar Medan, maka PUD Pasar terlebih dulu berkoordinasi dengan instansi pemilik aset," ungkap Kasi Datun Kejari Medan, Ricardo Marpaung.


Sementara Dirut PUD Pasar Medan Suwarno memaparkan konsultasi pendampingan ini merupakan langkah agar tindakan atau kebijakan mengenai proses pelelangan besi bekas tidak melanggar aturan. 


Pendampingan ini dilakukan karena lokasi besi bekas disimpan saat ini, direncanakan dijadikan penempatan mesin chiller. Dari hasil pendampingan konsultasi ini, kata Dirut, pihaknya akan menyurati pihak BPKAD perihal besi bekas tersebut. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini