Bendera Merah Putih Sepanjang 2,5 Km di Jambi Pecahkan Rekor MURI

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 14 Agustus 2022 - 23:01
kali dibaca
Ket Foto : Pemerintah Kabupaten Bungo Jambi kembali menyelenggarakan kirab atau arak-arakan bendera merah putih sepanjang 2,5 Km. Kirab bendera terpanjang ini diadakan kembali dalam meriahkan HUT ke -77 RI.

Mediaapakabar.com
Pemerintah Kabupaten Bungo Jambi kembali menyelenggarakan kirab atau arak-arakan bendera merah putih sepanjang 2,5 Km. Kirab bendera terpanjang ini diadakan kembali dalam meriahkan HUT ke -77 RI.

"Kita bersama-sama seluruh masyarakat di Kabupaten Bungo ini kita laksanakan kirab bendera merah putih yang panjangnya setelah di verifikasi oleh MURI yaitu panjangnya mencapai 2.510 meter. Kami memang seluruh aparatur pemerintah di sini berkeinginan untuk melaksanakan kirab bendera sang saka merah putih ini di HUT RI Ke -77 tahun yang juga disaksikan langsung oleh pihak rekor MURI," kata Bupati Bungo Jambi, Mashuri, Minggu (14/8/2022).


Bendera merah putih terpanjang ini mulai di arak dari kediaman Rumah dinas Bupati Bungo Jambi di Jalan Sultan Thaha hingga mengelilingi jalan sepanjang 5 Km. Bendera itu dipegang oleh 8.000 warga Bungo Jambi yang terdiri dari unsur TNI/Polri hingga Forkompinda dan para pelajar disana.


Bendera merah putih terpanjang yang diarak oleh ribuan masyarakat Bungo Jambi itu juga merupakan bentuk meriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia.


Para peserta yang ikut mengarak bendera terpanjang itu juga terlihat bersemangat dalam mengibarkan bendera merah putih tersebut di sepanjang jalan Kota Bungo.


"Alhamdulillah dengan semangat membara dari masyarakat Bungo Jambi dalam mengibarkan bendera yang begitu panjang itu juga menjadi moment dalam memecahkan Rekor Muri Indonesia termasuk Rekor Dunia," ujar bupati dua periode itu.


Mashuri juga mengucapkan rasa bangganya kepada masyarakat di Kabupaten Bungo itu yang sudah berupaya bersemangat dalam mengarak bendera merah putih terpanjang itu. 


Bahkan Mashuri menilai semangat masyarakat dalam mengarak bendera merah putih terpanjang itu sebagai bentuk kebanggaan terhadap perjuangan pahlawan dan wujud kecintaan terhadap Republik Indonesia.


"Kirab bendera merah putih terpanjang ini sebagai bentuk penyemangat bagi kita, dan momentum dari kita dalam menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang kita cinta serta penyemangat dalam meriahkan HUT RI Ke- 77 tahun pada 17 Agustus nanti," terang Mashuri.


Mashuri juga menganggap kirab bendera merah putih terpanjang yang diarak oleh masyarakat Bungo Jambi ini adalah bentuk menghargai jasa para pahlawan Indonesia dalam perjuangan mereka untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.


"Ini salah satu wujud cinta kita kepada para pejuang kita terlebih dahulu dalam bentuk perjuangkan kemerdekaan Indonesia, dan wujud kecintaan kita juga kepada bendera merah putih yang telah kita kibarkan dengan rasa penuh semangat, namun ini bukan hanya semangat dalam mengibarkan saja, namun dapat kita implementasikan dengan semangat berjuang dalam membangun daerah Bungo, semangat dalam bangkitkan perekonomian termasuk semangat dalam melawan kesulitan di masa pandemi Covid-19 lalu," sebut Mashuri.


Sebelumnya diketahui kirab bendera merah putih terpanjang ini dulunya pernah dilaksanakan juga di Kabupaten Bungo Jambi pada 3 tahun silam lalu. Namun ukuran bendera merah putih itu hanya mencapai 1.300 meter dengan ukuran lebar bendera 3 meter.


Bahkan ukuran bendera merah putih saat ini yang diarak oleh masyarakat Bungo juga merupakan terpanjang dalam catatan Rekor MURI dengan mengalahkan bendera terpanjang 2,3 Km di Provinsi Jayapura Papua.


"Kirab bendera merah putih yang dilakukan di Indonesia ini setelah dari hasil verifikasi kami bendera merah putih ini terpanjang dari kirab bendera merah putih yang sebelumnya ada di Provinsi Jayapura Papua yakni 2.300 meter, lalu kita melihat pula dari semangat gotong royong masyarakat dalam mengibarkan bendera merah putih ini. Maka dengan permohonan maaf Museum Rekor Indonesia tidak dapat memberikan rekor ini sebagai Rekor Indonesia karena rekor ini sudah layak sebagai rekor dunia," ujar Tim Penilai Perwakilan Rekor MURI, Lutfi. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini