Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

256 Pelaku Judi Terjaring, Irjen Ahmad: Tak ada Restorative Justice

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 22 Agustus 2022 - 19:36
kali dibaca

Ket Foto : Puluhan tersangka kasus tindak pidana perjudian dihadirkan saat pers rilis di Mapolda Jateng di Semarang.


Mediaapakabar.com
Polda Jawa Tengah terus melancarkan penangkapan terhadap pelaku perjudian. Tercatat sudah 256 pelaku judi yang tertangkap dari 112 perkara selama periode Agustus 2022.

Menurut Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi tidak ada penyelesaian kasus tindak pidana perjudian lewat restorative justice atau keadilan restoratif.


"Tidak ada RJ (restorative justice)," ujar Irjen Ahmad di Semarang, Senin (22/8/2022).


Polda Jawa Tengah juga mencatat selama periode Januari hingga Juli 2022, polisi mengungkap 234 kasus dengan 381 tersangka di berbagai wilayah di Jawa Tengah.


Menurut Irjen Ahmad motif ekonomi menjadi pemicu tingginya kasus perjudian.


Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil analisis yang dilakukan.


Dia mengatakan pandemi Covid-19 berimplikasi pada masalah ekonomi sehingga banyak masyarakat sulit bekerja.


"Sulit memenuhi kebutuhan, akhirnya mencari jalan pintas dengan judi," katanya.


Oleh karena itu, kata dia, dalam penyelesaian permasalahan perjudian ini tidak cukup hanya melalui penegakan hukum.


Menurut dia, tokoh agama dan tokoh masyarakat akan dilibatkan dalam upaya pencegahan tindak pidana perjudian.


"Upaya penindakan tindak pidana perjudian akan dilakukan secara berkelanjutan," pungkasnya. (Antara/JPNN)

Share:
Komentar

Berita Terkini