Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Uji Coba ETLE Mobile di Medan, 30 Menit Operasi Lapangan, 297 Pelanggaran Tertangkap

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:00
kali dibaca

Ket Foto : Personel Ditlantas Polda Sumut yang melakukan penerapan ETLE mobile di jalan inti Kota Medan. 


Mediaapakabar.com
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi Ditlantas Polda Sumatera Utara (Sumut) kini terintegrasi dan terhubung dengan jaringan dan perangkat teknologi informasi milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Hal tersebut dikatakan Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Dirlantas Polda) Sumut, Kombes Pol Indra Darmawan Irianto, Minggu (3/7/2022). 


ETLE ini terhubung dengan data besar, di antaranya data kendaraan nasional, data pengemudi nasional, bank dan instansi lain, seperti pemerintah daerah Kota Medan.


"Dalam implementasinya, ETLE dapat menindak semua kendaraan yang melanggar baik, dari wilayah Kota Medan maupun dari luar. Jadi, ETLE ini merupakan sistem yang terintegrasi secara nasional," kata Indra.


Dengan beroperasinya sistem ETLE di Kota Medan ini, baik ETLE Statis maupun ETLE Mobile dengan perangkat cerdas handphone, diharapkan membentuk budaya tertib berlalu lintas untuk mengurangi pelanggaran yang berpotensi mengakibatkan masalah lalu lintas.


"Apalagi dalam penegakan hukum di Kota Medan ini, kami juga membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dalam hal penertiban parkir liar melalui sistem ETLE," jelasnya.


Diterangkan Indra, dengan dimulainya pemberlakuan operasional sistem tilang elektronik atau ETLE, baik ETLE Statis maupun ETLE Mobile di Kota Medan, Ditlantas Polda Sumut siap memperkuat operasional di lapangan.


"Sebagai upaya terselenggaranya tertib berlalu lintas bagi masyarakat pengguna jalan," ujarnya.


Penerapan ETLE di Kota Medan, selain memasang kamera statis, petugas Polantas juga dibekali kamera handphone atau ETLE Mobile dalam penindakan pelanggaran. Tilang ETLE Mobile ini digunakan di area yang tidak tersedia kamera ETLE Statis.


"Dengan adanya ETLE mobile ini, penertiban lalu lintas di area yang tidak terdapat kamera ETLE statis juga dapat dilaksanakan," terang Indra.


Dijelaskan Indra, polisi secara rutin akan berpatroli dan memotret pelanggar lalu lintas menggunakan handphone khusus. Jenis pelanggaran yang bisa ditindak oleh ETLE Mobile menggunakan handphone ini bersifat tematik.


"Seperti tidak menggunakan helm, boncengan bertiga, melawan arus, pelanggaran rambu dilarang parkir, dan pelanggaran kasatmata lainnya," jelasnya.


Disebutkan Dirlantas Polda Sumut, Indra Darmawan Irianto, dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan parkir diharapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran akan membantu pembangunan daerah.


"Sinergitas dalam hal penegakan hukum dalam upaya membangun ketertiban dan meningkatkan pendapatan daerah ini diharapkan dapat berjalan efektif, dan didukung semua pihak demi mewujudkan kota cerdas di Medan," tandasnya. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini