Tindak Lanjuti Kasus Mafia Tanah, Kejati Sumut Cek Titik Koordinat Kawasan Hutan Lindung di Sergai

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 08 Juli 2022 - 20:53
kali dibaca
Ket Foto : Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pemeriksaan dan pengecekan serta penentuan titik koordinat selama 2 hari yakni pada Kamis (7/7/2022) sampai Jumat (8/7/2022), di Kawasan Hutan Lindung yang berada di Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin.

Mediaapakabar.com
Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pengecekan dan penentuan titik koordinat selama 2 hari yakni pada Kamis (7/7/2022) dan Jumat (8/7/2022) di Kawasan Hutan Lindung yang berada di Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin.

Hal itu dilakukan menindaklanjuti adanya dugaan tindak pidana korupsi terkait mafia tanah di kawasan Hutan Lindung Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).


Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut) Idianto, melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (08/07/2022), membenarkan adanya kegiatan cek lapangan oleh tim penyidik Pidsus Kejati Sumut.


"Pemeriksaan lahan, pengukuran serta menentukan titik koordinat bersama tim ahli bertujuan untuk mengetahui titik batas lahan yang menjadi objek permasalahan dalam kawasan hutan lindung Sergai," katanya.


Tim Pidsus Kejati Sumut, kata Yos sudah meminta keterangan terhadap beberapa saksi untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif. Mulai dari BPN, Dinas Kehutanan, Pemkab Sergai serta saksi-saksi lainnya.


"Kejati Sumut sangat atensi terhadap permasalahan hukum, salah satunya kasus mafia tanah," tegas mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini