Skenario Jika WhatsApp, FB, Google Cs Benar-benar Diblokir

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 19 Juli 2022 - 13:52
kali dibaca
Ket Foto : Skenario Jika WhatsApp, Google Cs Benar-benar Diblokir. (GettyImages)

Mediaapakabar.com
Pemerintah melalui Kominfo menegaskan batas akhir pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat adalah 20 Juli 2022. Artinya dua hari lagi Google, Facebook, WhatsApp, hingga Netflix terancam diblokir. Bagaimana jika benar-benar terjadi?

Tentu jika benar terjadi pemblokiran karena mereka belum mendaftar PSE, akibatnya bisa runyam mengingat ketergantungan banyak orang. Nah diharapkan, pemerintah dalam hal ini Kominfo bisa main cantik.


"Diharapkan ditegakkan pada saat pertama kali dengan elegan dan tidak menimbulkan kekacauan. Komunikasikan dengan baik dan terukur. Berikan kesempatan yang fair dan cukup dengan timeline yang jelas dan profesional," sebut pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, dilansir detikINET, Senin (18/7/2022).


"Dan kalau memang harus melakukan tindakan tegas, kalau sudah diperingati dan tetap membandel, penegakan aturan tetap harus dilakukan. Informasikan kepada masyarakat dan lakukan antisipasi yang diperlukan untuk meminimalisir kerugian atau masalah yang akan timbul sehubungan dengan terhentinya layanan PSE ini," tambah dia.


Ia menegaskan, pemerintah tidak boleh kalah terhadap aplikasi. "Kalau bargaining position apps sudah sedemikian kuat, dan dibiarkan. Pada suatu titik nanti negara yg kalah dan kepentingan komersial pembuat aplikasi yg diutamakan. Pada akhirnya pengguna apps itu yang akan menjadi korban," demikian pendapatnya.


Ia mencontohkan, beberapa waktu yang lalu OJK sebagai badan tertinggi pengawas keuangan harus 'mengemis' ke Google supaya mereka memblokir aplikasi pinjol yang bermasalah. Seharusnya OJK bisa melakukan itu tanpa perlu bantuan atau izin pihak lain karena kita harus berdaulat di ranah digital kita sendiri.


Namun demikian, memang pemblokiran tidak bisa dilakukan dengan semena-mena melainkan harus bijaksana dan tidak tergesa-gesa. Patut dipikirkan dampaknya bagi masyarakat sehingga misalnya, harus ada layanan alternatif.


"Kalau WhatsApp misalnya besar kepala dan tidak mau daftar PSE atau ikut aturan, Kominfo jangan gelap mata main blokir semua. Siapkan aplikasi lain yang mau ikut aturan misalnya ada pilihan Telegram, Signal, Line dan sejenisnya. Jadi masyarakat tidak terputus dan ada alternatif. Misalnya Instagram tidak mau daftar, kan ada TikTok yang sudah daftar PSE," sebut Alfons. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini