Singapura Tarik Udang dan Kerang Asal Indonesia dari Pasaran, Ada Apa?

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 03 Juli 2022 - 23:24
kali dibaca
Ket Foto : Ilustrasi.

Mediaapakabar.com
Badan Pangan Singapura atau Singapore Food Agency (SFA) menarik kembali udang karang dan kerang setengah cangkang asal Indonesia. Kedua produk laut itu diimpor oleh Song Fish Dealer Pte Ltd.

Alasan penarikan itu karena SFA mendeteksi keberadaan kadmium dalam udang karang dan kerang setengah cangkang dengan kadar melebihi batas maksimum kadmium yang tercantum dalam Peraturan Makanan Singapura.


"Sebagai tindakan pencegahan, SFA telah mengarahkan Song Fish Dealer Pte Ltd untuk menarik kembali produk yang terlibat. Penarikan kembali sedang berlangsung," kata keterangan resmi SFA, dikutip dari detikcom, Jumat (1/7/2022).



SFA menjelaskan kerang tumbuh di dasar laut dan dapat menumpuk logam berat yang telah tenggelam ke dasar. Menurut SFA, logam berat seperti merkuri, timbal, arsenik, dan kadmium secara alami ada di lingkungan dan dapat memasuki makanan ketika hewan dan tumbuhan yang akan makan bersentuhan dengan air, tanah dan dasar laut.


"Berdasarkan level yang terdeteksi, jika mengkonsumsi produk laut yang tercemar logam tidak berdampak jika konsumsinya sekali. Namun, asupan kadmium tingkat tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan disfungsi ginjal, demineralisasi tulang dan peningkatan risiko kanker di paru-paru, endometrium, kandung kemih, dan payudara," jelasnya.


Dengan hasil pendeteksian itu, SFA mengimbau konsumen yang telah mengkonsumsi produk laut tersebut dan memiliki kekhawatiran tentang kesehatan, disarankan untuk memeriksakan secara medis. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini