Satlantas Polres Asahan Tangani Peristiwa Kecelakaan Bus PMH Vs Truk di Jalinsum

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 22 Juli 2022 - 23:30
kali dibaca
Ket Foto : Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dituntut untuk selalu sigap menangani setiap persoalan yang terjadi di jalan raya. Termasuk juga peristiwa kecelakaan yang memang sudah menjadi bagian dari tugas.

Mediaapakabar.com
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dituntut untuk selalu sigap menangani setiap persoalan yang terjadi di jalan raya. Termasuk juga peristiwa kecelakaan yang memang sudah menjadi bagian dari tugas.

Seperti halnya yang dilakukan Satlantas Polres Asahan, Kamis tanggal 21 Juli 2022 sekira pukul 05.00 WIB, yang dengan sigap menangani peristiwa kecelakaan antara Bus PMH BK-7761-TK dengan Mobil Barang Truk BK-9889-GG di kawasan Jalinsum Medan - Rantau Prapat KM 160 - 161 Jalan Jend Ahmad Yani, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.


Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH menjelaskan insiden kecelakaan itu diawali ketika Mobil Bus PMH BK-7761-TK yang dikemudikan oleh Ferdinand Sinaga membawa penumpang berjalan dari arah Rantau Prapat menuju arah Medan.


"Pada saat sebelum terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas Pengemudi Mobil Bus PMH BK-7761-TK yang bernama Ferdinand Sinaga berjalan  dan saat yang bersamaan dari arah berlawanan (Arah Medan menuju arah RantauPrapat) datang Mobil Barang Truk BK-9889-GG," kata Kapolres AKBP Putu Yudha, Jumat (22/7/2022).


Namun pada kejadian, Kapolres mengatakan pengemudi Mobil Barang Truk BK-9889-GG yang diketahui bernama Asrul Harahap melarikan diri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).


"Atas peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas tersebut mengakibatkan Pengemudi Mobil Bus PMH BK-7761-TK bernama Ferdinand Sinaga mengalami luka luka dan meninggal dunia pada saat dilakukan perawatan medis di RSU Wira Husada Kisaran,"ujar Kapolres.


Sementara ke tujuh penumpang yang ada didalam Bus PMH BK-7761-TK mengalami luka luka dan dilakukan perawatan medis di RSU Wira Husada Kisaran.


"Untuk penumpang didalam bus tersebut berjumlah 8 orang, tujuh orang mengalami luka luka dan satu orang tidak mengalami luka," sebutnya.


Kapolres membeberkan saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terhadap pengemudi Mobil Barang Truk BK-9889-GG yang melarikan diri.


"Kepada pengemudi mobil barang truk BK-9889-GG, kami himbau untuk segera menyerahkan diri ke Kantor Polres Asahan," pungkasnya. (HEN)

Share:
Komentar

Berita Terkini