Puluhan Aktivis dan Mahasiswa Demo BNI, Ini Tuntutannya

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 05 Juli 2022 - 16:18
kali dibaca
Ket Foto : Puluhan massa dari aktivis dan mahasiswa mendesak agar Bank Negara Indonesia (BNI) berhenti membiayai industri Batubara yang diduga telah mencemarkan lingkungan.

Mediaapakabar.com
Puluhan massa dari aktivis dan mahasiswa mendesak agar Bank Negara Indonesia (BNI) berhenti membiayai industri Batubara yang diduga telah mencemarkan lingkungan.

"Kami mendesak BNI berhenti mendanai industri batubara," koar Koordinator Lapangan Rimba Zaid Nasution, saat menggelar aksi di depan kantor BNI, Jalan Pemuda, Selasa (5/7/2022).


Mantan ketua BEM Kampus STIK-P Medan itu, menuturkan BNI terbukti sebagai salah satu dari enam bank di Indonesia yang masih memberikan pinjaman ke perusahaan batu bara.


"BNI kerjasama dengan

166 kampus di Indonesia. Supaya mahasiswanya menjadi nasabah untuk menyetor biaya pendidikan melalui BNI. Artinya, secara gak langsung kita juga ikut menyumbang kerusakan alam. Padahal menurut laporan keberlanjutan BNI tahun 2020, mereka sudah berkomitmen mengurangi emisi GRK (Gas Rumah Kaca) penyebab krisis iklim," ungkapnya.


Pria kelahiran Depok itu, menjelaskan data dari Moody's Investor Service, pada tanggal 23 November 2021, perusahaan tambang batu bara ABM Investama mengumumkan bahwa mereka mendapatkan pinjaman sebesar 100 juta USD dari

dua bank BUMN, salah satunya adalah bank BNI.


"Padahal Batu bara merupakan penghasil emisi karbon dioksida buatan manusia terbesar di dunia," ujarnya.


Selain menuntut agar BNI berhenti mendanai Industri Batubara, pendemo yang tergabung di Yayasan Srikandi Lestari, WALHI Medan, LBH Medan, dan XRMedan meminta agar perusahaan BUMN itu mengalihkan pendanaan ke energi terbarukan dan energi ramah lingkungan.


"Mendesak BNI mengalihkan uang dari perusak masa depan dan segera patuhi komitmen sustainable finance," tutupnya. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini