HBB Jambi soal Brigadir J: Kami Hormati Proses Hukum

Aris Rinaldi Nasution
Sabtu, 23 Juli 2022 - 12:31
kali dibaca
Ket Foto : Horas Bangso Batak (HBB) Provinsi Jambi mengapresiasi Polri terkait kasus Brigadir J yang saat ini masih dalam proses penyelidikan. Oleh karenanya HBB Jambi menghormati proses hukum yang berjalan. 


Mediaapakabar.com
Horas Bangso Batak (HBB) Provinsi Jambi mengapresiasi Polri terkait kasus Brigadir J yang saat ini masih dalam proses penyelidikan. Oleh karenanya HBB Jambi menghormati proses hukum yang berjalan. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua HBB Jambi Tigor Sagala saat menggelar pertemuan bersama Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo bertempat di Lobi Mapolda Jambi, Jumat, (22/7/2022).

Wakil Ketua HBB Jambi Tigor Sagala bersama pengurus berkoordinasi terkait aksi solidaritas bakar 1.000 lilin yang akan digelar besok yang direncanakan di lapangan Kantor Gubernur Jambi. 


Setelah berkoordinasi bersama Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo didampingi Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol Feri Handoko, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, Dir Intelkam Polda Jambi Kombes Pol Bondan Witjaksono aksi solidaritas tersebut dibatalkan dan diganti dengan Ziarah serta doa bersama di makam Brigadir J. 


Wakil Ketua HBB Jambi Tigor Sagala saat dikonfirmasi terkait penyidikan kasus Brigadir J yang saat ini masih dalam proses menyebutkan bahwa kami dari organisasi HBB menilai proses hukum yang saat ini berjalan oleh penyidik sangat puas dan menghormati proses hukum yang berjalan. 


"Kita bangga serta Apresiasi apa yang telah dilakukan Polri karena hukum dijalankan dari awal dan berakhir kepada orang yang melakukan pelanggaran hukum," ujarnya. 


Dirinya menjelaskan dalam penyelidikan ini kita semua takut hukum dan siapa yang menjalankan hukum tentunya adalah penegak hukum adalah polri.


"Meski proses ini masih berjalan kami sama-sama mendoakan khususnya kepada pihak keluarga bahwa proses hukum bisa berjalan dengan baik. Kita mengharapkan hukum itu adalah Panglima tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutupnya. (MC/RED)

Share:
Komentar

Berita Terkini