Curi Tabung Gas dan 2 Unit Handphone, Pria Ini Babak Belur Dihajar Warga Medan Amplas

Aris Rinaldi Nasution
Selasa, 05 Juli 2022 - 10:41
kali dibaca
Ket Foto : Seorang pria babak belur dihajar warga di Jalan Garu III, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, pasalnya pria yang diketahui bernama Rio Prasetia tersebut kepergok pemilik rumah saat menjalankan aksinya mencuri tabung gas dan 2 unit handphone. 

Mediaapakabar.com
Seorang pria babak belur dihajar warga di Jalan Garu III, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, pasalnya pria yang diketahui bernama Rio Prasetia tersebut kepergok pemilik rumah saat menjalankan aksinya mencuri tabung gas dan 2 unit handphone. 

Menurut keterangan pemilik rumah, Yola mengatakan pelaku kepergok suaminya saat menghidupkan lampu. 


"Karena hari sudah gelap, suami 

saya melihat pelaku ketika menghidupkan lampu, saat itu pelaku sudah berada di dalam rumah ,"kata Yola, Selasa (4/7/2022) malam.


Namun saat ditanya, pelaku menutup wajahnya dengan baju dan terus melarikan diri usai mengambil 2 unit handphone yang terletak di meja ruang keluarga.


"Sebelum kepergok, dan melarikan diri pelaku sempat mengambil 2 unit handphone 

yang terletak diatas meja yang ada ruang keluarga," katanya.


Tak ingin pelaku melarikan diri begitu saja, suami Yola langsung berteriak maling, teriakan itupun didengar warga, sehingga terjadi kejar-kejaran dengan warga, pelaku  sempat terjatuh, dan akhirnya ditangkap warga, tanpa dikomando, warga yang sudah jengkel lalu menghajar pelaku beramai ramai.


"Pelaku sempat kabur dan korban berteriak maling-maling, bahkan pelaku dan warga sempat kejar kejaran sehingga warga langsung mengepung dan saat ditangkap pelaku langsung dihajar hingga babak belur," ujar Yola.


Sementara itu, Iwan warga setempat menyebutkan, pelaku yang sudah terkepung tak berkutik dan langsung dihajar warga hingga terluka parah. 


Beruntung ada petugas kepolisian Bhabinkamtibmas Polsek Patumbak yang sedang berpatroli datang, sehingga nyawa pelaku bisa diselamatkan. 


"Untuk menyelamatkan nyawanya, pelaku langsung diamankan ke grasi rumah korban, hal itu untuk menghindari amuk warga, terpaksa pintu pagar dan pintu garasi ditutup menunggu petugas unit Reskrim datang," jelas Iwan.


Iwan juga menjelaskan, jika tadi polisi tidak cepat datang dan pelaku  tidak cepat dibawa masuk, mungkin pelaku bisa tewas dihajar warga dan tadi rambut pelaku sempat juga dipangkas warga makanya rambut palaku seperti itu.


"Setelah beberapa saat kemudian polisi datang, selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Patumbak untuk menjalani pemeriksaan," kata Iwan.


Terpisah, Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago membenarkan peristiwa tersebut, "Pelaku sudah diamankan oleh anggota kita dari tempat kejadian perkara dan saat ini lagi dilakukan pemeriksaan," pungkasnya. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini