Beritakan Judi Tembak Ikan di Desa Sidodadi, Wartawan Diteror Melalui Pesan Whatsapp

Aris Rinaldi Nasution
Minggu, 03 Juli 2022 - 16:25
kali dibaca
Ket Foto : Mesin judi tembak ikan yang beroperasi kembali di Desa Sidodadi Kecamatan Biru-biru Kabupaten Deli Serdang. 

Mediaapakabar.com
Pasca diberitakan secara beruntun tetap beroperasinya praktik judi tembak ikan di Desa Sidodadi, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang atau masuk wilayah hukum Polsek Biru-biru, Polresta Deli Serdang, membuat sejumlah pihak kepanasan. Apalagi pihak berwenang yakni Polsek Biru-biru sendiri malah diam tanpa ada tindakan apa-apa sampai detik ini.

Saking terusik dan risihnya diberitakan, diduga pengelola judi tembak ikan ini meneror wartawan mediaapakabar.com, melalui pesan Whatsapp (WA) di nomor 08127062xxxx, Minggu (3/7/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.


Dalam terornya, diduga pengelola judi ini mempertanyakan warga mana yang merasa keberatan atas adanya arena judi di Desa Sidodadi. 


"Warga mana yang keberatan boss, kau ya yang keberatan berapa bisa sama kau uang buat usahamu jangan usil kau dengan usaha orang macam betul aja hidup kau," tulis pesan dari pria diduga kuat pengelola judi tembak ikan ini dalam WA itu.


Terpisah, Danyon Armed 2/105 KS Mayor Dilli saat dikonfirmasi terkait adanya prajurit Armed yang membackup arena judi tembak ikan di Desa Sidodadi itu, menjawab diplomatis.


"Terima kasih infonya, kalau memang ada prajurit Armed yang membackup silahkan laporkan siapa namanya, jangan berasumsi katanya, kita komitmen membackup Polri membantu tugas kamtibmas," jawab Mayor Dilli.

 

Namun sayangnya, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat dikonfirmasi melalui Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja sampai saat ini tidak menjawab konfirmasi wartawan. 


Diberitakan sebelumnya, judi tembak ikan di wilayah hukum Polsek Biru-biru Polresta Deli Serdang khususnya Desa Sidodadi Kecamatan Biru-biru Kabupaten Deli Serdang kembali menjadi buah bibir warga setempat, karena setelah ditutup namun beroperasi kembali.


Amatan Mediaapakabar.com, Sabtu (2/7/2022), pembiaran judi tembak ikan ini terlihat masih menjamur tanpa ada tindakan. Padahal warga yang bermukim di desa ini sudah sangat resah, hingga mencuat dugaan ada kerja sama (suap) antara Polsek Biru-biru dengan pihak pengelola.


Adanya titik judi tembak ikan tersebut, di Desa Sidodadi Dusun III Gang Wakaf Cafe Japet 3 unit, Cafe Keleng 1 unit, Warung Budi 2 unit, Dusun IV Gang ikhlas 1 unit, di Gudang 1 unit Gang Ladang 1 unit, Desa Sidomulyo Pasar I Warung Bandit 1 unit dan masih banyak lagi di desa-desa lainnya.


Padahal sudah sangat jelas segala bentuk perjudian melanggar hukum Pasal 303 KUHPidana, bandar dan pemain bisa diganjar hukuman maksimal 4 tahun penjara. 


Namun hal ini terkesan tidak berlaku bagi Kapolsek Biru-biru AKP Cahyadi dan Kanit Reskrim Ipda Ade dan juga tidak mengindahkan instruksi Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak yang dengan tegas memberantas perjudian di Sumut. (ET/Bersambung)

Share:
Komentar

Berita Terkini