2 Rumah Hangus Terbakar di Medan Amplas, Kakek-Nenek Selamat dari Kobaran Api

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 11 Juli 2022 - 19:57
kali dibaca
Ket Foto : Dua unit rumah semi permanen di Jalan Selamat, Kelurahan Siti Rejo III, Kecamatan Medan Amplas Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) yang dihuni pasangan lanjut usia ludes terbakar, Minggu (10/7/2022) dini hari.

Mediaapakabar.com
Dua unit rumah semi permanen di Jalan Selamat, Kelurahan Siti Rejo III, Kecamatan Medan Amplas Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) yang dihuni pasangan lanjut usia ludes terbakar, Minggu (10/7/2022) dini hari.

Beruntung pasangan kakek dan nenek yang diperkirakan berusia 75-80 tahun yang lagi tertidur pulas selamat setelah ditolong keluar dari rumahnya oleh warga saat api lagi berkobar.


Diketahui pasangan kakek dan nenek ini bernama Ali Musa Nasution dan Nurbaidah Lubis terlihat sangat trauma melihat rumah dan seluruh harta bendanya ludes terbakar tak tersisa.


"Semuanya habis terbakar satu pakaian pun tak tersisa, yang ada hanya tinggal baju dibadan," kata Kek Ali dan Nek Nurbaidah dengan suara parau menahan tangis.


Menurut Kek Ali, saat rumahnya terbakar ia dan istrinya lagi tertidur pulas dan mendengar suara kayu terbakar saat melihat ke belakang dapur rumahnya, api sudah besar.


Ketika itu Kek Ali panik dan langsung membangunkan istrinya, tapi api semangkin membesar dan bahkan api sudah membakar rumah tetangganya yang ditempati istri dan anak dari Almarhum Usman.


Beruntung warga berhasil mengeluarkan dan menarik Kek Ali dan Nek Nur keluar, yang saat itu sedang berada di dalam rumah yang tengah terbakar.


"Api cepat sekali membesar, karna banyak ban-ban bekas dan sepeda  ditambah lagi, karna kedua rumah yang terbakar berdinding papan, jadinya api cepat sekali membesar," kata Kek Ali yang keseharian membuka usahan bengkel sepeda dan tambal ban.


Sementara Usman Ramansya Kepala Lingkungan (Kepling) setempat menyebutkan, api pertama kali terlihat berasal dari dapur, diduga dari sisa kayu bekas masak yang ada di tungku. 


"Untuk keperluan sehari-hari, Nek Nurbaidah masih menggunakan kayu bakar, jadi diduga api berasal dari sisa kayu bakar yang belum padam ditungku tempat mamasak Nek Nubaidah," jelas Budi.


Menurut Budi, warga tidak sempat mengeluarkan barang yang ada di dalam rumah, fokus menyelamatkan Kek Ali dan Nek Nurbaidah karena api dengan cepat membesar. 


"Sebelum mobil pemadam kebakaran datang, warga berupaya dengan alat seadanya memadamkan api namun kobaran api semakin membesar," bilang Bidi.


Hal yang sama juga dikatakan Patia Sutanaya seorang Mahasiswi Politiknik yang rumahnya juga ikut tebakar mengatakan kalau api berasal dari samping rumahnya bagian belakang rumah milik Kek Ali.


Dikatakannya, awalnya ia dan keluarganya sudah tidur dan terbangun karna mendengar seperti ada suara berisik, dari samping rumahnya bagian belakang rumah milik Kek Ali. 


"Saat saya keluar terlihat ada api sudah membesar membakar rumah Kek Ali dan tak lama kemudian api merembet membakar rumah saya juga," kata Patia.


Pantauan dan Informasi diperoleh dari tempat kejadian perkara menyebutkan, sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Medan diturunkan kelokasi untuk memadamkan api.


Tidak ada korban jiwa maupun luka, dan api dapat padamkan 1 jam kemudian. Awal terjadi kebakaran sekira Jam 01.00 WIB, dan api dapat dipadamkan sekira pukul 02.00 WIB.


Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago SH MH membenar peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah tersebut.


"Seisi rumah hangus terbakar tidak ada korban jiwa maupun luka.dalam kejadian itu. Sementara kedua pemilik yang rumahnya terbakar selamat, asal api masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini