Warga Minta Kapolresta Deli Serdang Tindak Tegas Judi Tembak Ikan di Wilkum Polsek Biru-biru

Aris Rinaldi Nasution
Senin, 27 Juni 2022 - 20:32
kali dibaca
Ket Foto : Lokasi judi di Kecamatan Biru-biru.

Mediaapakabar.com
Terkait maraknya perjudian jenis tembak ikan di Desa Sidodadi, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang membuat warga sekitar menjadi resah. Mereka meminta agar Polresta Deli Serdang menindak tegas perjudian tersebut.

Adapun lokasi judi ketangkasan tembak ikan di Kecamatan Biru-biru yakni di Dusun III, Gang Wakaf tepatnya di Cafe Japet ada dua unit mesin judi, di Cafe Keleng satu unit, Dusun IV Gang Ladang dua unit, di Gang Ikhlas satu unit, di Desa Sidomulyo, Pasar I warung bandit Satu unit, dan masih banyak lagi di Desa lainnya.


Padahal, perjudian diketahui melanggar hukum pasal 303 KUHPidana dan pengelola serta pemain dapat diganjar ancaman hukuman 4 tahun penjara, namun hingga saat ini tidak ada tindakan dari Polsek setempat.


"Kami sangat resah adanya judi tembak ikan di desa kami ini bang, banyak tanaman dan peliharaan kami yang hilang sudah kami laporkan ke perangkat desa, namun setelah itu lokasi judi itu ditutup hanya satu hari, besok buka lagi," kata warga yang enggan disebutkan namanya, Senin, 27 Juni 2022.


Sementara itu warga lainnya bernama Min meminta agar Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji agar menutup lokasi judi tembak ikan tersebut. 


"Kami meminta kepada petugas khususnya kepada bapak Kapolresta Deli Serdang bapak Kombes Irsan Sinuhaji agar menutup judi tembak ikan di Desa kami ini, tadi ditutup semua takutnya besok buka lagi, kami berharap kepada bapak Kapolres menindak tegas tembak ikan di desa kami ini," ucapnya yang diamini warga lainnya.


Terkait hal itu, Kapolresta Deli Serdang dikonfirmasi nediaapakabar.com melalui pesan Whanspp, Senin (27/06/2022) mengaku akan berkoordinasi dengan Polsek Biru-biru.


"Kemarin sudah dibubarkan, nanti kita koordinasi Kapolsek ya. Saya kabari Kapolsek," balasannya. Bersambung… (ET)

Share:
Komentar

Berita Terkini