Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Platform Jual Beli Mobil Baru dan Bekas

Terlibat Kasus Narkoba, Polrestabes Medan Berhentikan Bripka Andi Arpino

Aris Rinaldi Nasution
Kamis, 16 Juni 2022 - 19:27
kali dibaca
Ket Foto : Polrestabes Medan sidangkan personel Bripka Andi Arvino (nomor 2 dari kanan) karena terlibat kasus narkoba. (ANTARA/HO)

Mediaapakabar.com
Polrestabes Medan kembali memberhentikan seorang personel yakni Bripka Andi Arpino karena terlibat kasus narkoba.

"Pemecatan Bripka Andi Arvino sesuai dengan keputusan yang sudah berkekuatan tetap" kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Rabu.


Valentino menyebutkan, Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) merupakan salah satu wujud dan realisasi komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi bagi anggota yang melakukan pelanggaran, baik disiplin maupun kode etik kepolisian.


"Rasa berat dan sedih untuk melakukan upacara ini, karena imbasnya bukan hanya kepada yang bersangkutan saja, tetapi juga kepada keluarga besarnya, namun hal ini telah dilaksanakan melalui proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan dan senantiasa berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku," ucapnya.


Kapolres mengatakan, upacara PTDH seharusnya tidak terjadi apabila masing-masing anggota Polri mampu mengendalikan diri sebagai insan Bhayangkara.


"Seorang anggota Polri jangan melanggar hukum," kata Kapolrestabes Medan.


Sidang Kode Etik Profesi Polri di Polrestabes Medan dilakukan oleh Perangkat Sidang Komisi AKBP Efendi Sinaga, Kasat Binmas Polrestabes Medan, Wakil Ketua Komisi Kompol Zonni Aroma, Kabag Log Polrestabes Medan, dan Anggota Komisi Kompol Ricardo.


Penuntut Umum Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol M Tomi, Kanit Provos Propam Polrestabes Medan  AKP AHmad Haidir Harahap, Sekretaris Aiptu M Kembaren, dan Pendamping terduga pelanggar Bripka Andi Arvin, Iptu Khairul Yani.


Terduga pelanggar selaku anggota Polri yang saat bertugas di unit Provos Polrestabes Medan melakukan perbuatan dengan memasukkan narkoba jenis sabu ke dalam sel Blok B Rumah Tahanan Polrestabes Medan yang diberikan kepada tahanan Wilson EM Sitorus sebanyak 1 gram.


Perkara tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh Bripka Andi Arvino telah berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung RI sesuai Putusan Nomor: 4087/K/Pid.Sus/20221 tanggal 8 Desember 2021 dengan vonis hukuman pidana penjara 4 tahun dan denda Rp1.000.000.000 dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan.


Terhadap Bripka Andi, direkomendasikan diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas kepolisian. (Antara/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini