Tangkap 'Ratu Bandar' Narkoba Labusel, Fraksi Gerindra DPRD Sumut Apresiasi Polres Labuhanbatu dan Polsek Kota Pinang

Aris Rinaldi Nasution
Jumat, 17 Juni 2022 - 19:27
kali dibaca
Ket Foto : Empat tersangka, satu diantaranya wanita diduga ratu bandar diamankan petugas Satres Narkoba Polres Labuhanbatu.

Mediaapakabar.com
Fraksi Gerindra DPRD Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi Polres Labuhanbatu dan Polsek Kota Pinang terkait keberhasilan Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dan Polsek Kota Pinang berhasil mengungkap jaringan peredaran Narkotika jenis sabu dan penangkapan bandar sabu di Labuhanbatu Selatan (Labusel).

"Kami dari Fraksi Gerindra Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengucapkan selamat dan sukses kepada Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polres Labuhanbatu dan Polsek Kota Pinang yang telah meraih prestasi dalam penangkapan bandar sabu di Labusel sebagaimana dijuluki ratu bandar," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumut Ari Wibowo SH dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mediaapakabar.com, pada Jumat, 17 Juni 2022.


Atas hal itu, Fraksi Gerindra DPRD Sumut mengapresiasi kinerja dan Komitmen Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dan Polsek Kota Pinang dalam memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Labuhanbatu.


"Kami mengapresiasi Satresnarkoba Polres Labuhanbatu dibawah kepemimpinan Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan Polsek Kota Pinang telah berkomitmen dalam memberantas narkotika di wilayah hukumnya," pungkasnya.


Sebelumnya diberitakan, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu bersama Polsek Kota Pinang, Jumat 10 Juni 2022 berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu. 


Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan 4 tersangka, satu diantaranya wanita yang diduga merupakan 'Ratu Bandar' di Labuhanbatu Selatan (Labusel).


Adapun 4 tersangka yakni berinisial MNS alias Naja (29) warga Jalan Labuhan Kota Pinang, AYR alias Yani (27) warga Jalan Labuhan Baru Kota Pinang, UH (38) warga Jalan Kalapane, Kota Pinang Labusel dan SZR alias Sarah yang diduga merupakan ratu bandar narkoba.


Selain dijerat pasal Narkotika, tersangka SZR alias Sarah juga diduga melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 2010. (MC/DAF)

Share:
Komentar

Berita Terkini